Suara.com - Sejumlah delegasi negara-negara anggota G20 akan mengunjungi Kabupaten Belitung pada bulan September mendatang, dalam rangka acara Development Working Group.
Diadakan di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung. Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung berencana mengajak delegasi G20 ke pantai wisata Tanjung Kelayang.
"Sehubungan dengan ini, yang dekat dengan tempat penyelenggaraannya," kata pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Bakri Hauriansyah, dikutip dari ANTARA.
Pantai Tanjung Kelayang biasanya menjadi titik berangkat untuk mengunjungi pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya.
Destinasi wisata kedua yang disiapkan untuk delegasi G20 adalah situs warisan geologi (geosite) Bukit Peramun, hutan konservasi yang dipelihara oleh masyarakat setempat.
Pada kawasan itu, Dinas Pariwisata berencana menggunakan teknologi digital, yaitu memberikan kode yang bisa dipindai dengan gawai untuk melihat informasi tentang pepohonan yang ada di sana. Dinas juga menyiapkan tempat berfoto dengan latar belakang hewan seperti harimau dan dinosaurus.
Harapannya, ketika orang lain tahu tentang wisata tersebut, mereka akan penasaran dan tertarik untuk datang.
Destinasi ketiga adalah geosite Batu Bedil, bekas tambang timah di lepas pantai yang kini menjadi tempat wisata.
Tempat terakhir yang disiapkan untuk para delegasi adalah geosite (open pit) Nam Salu, di Kabupaten Belitung Timur, salah satu bekas penambangan timah terbuka di Belitung. Nam Salu pada masanya adalah penambangan terbuka yang terbesar di Asia Tenggara.
Pemerintah pusat mengadakan acara utama dan pendamping G20 di berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia sekaligus mendorong perekonomian lokal.
DWG G20 dijadwalkan berlangsung di Belitung pada 7-9 September. Diperkirakan akan ada 2.000an orang yang datang ke Belitung selama acara tersebut.
Berita Terkait
-
Benteng Pendem Ambarawa Hadir Kembali dengan Wajah Baru
-
3 Destinasi Wisata Favorit di Pulau Lantau Hong Kong untuk Liburan Imlek saat Musim Hujan
-
Pesona Wisata London di Sepanjang Sungai Thames
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
Waspada Cuaca Buruk, Warga Bangka Belitung Diimbau Tak Rayakan Tahun Baru di Pantai
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Rekomendasi Body Lotion untuk Kulit Bersisik
-
5 Night Cream untuk Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
Apakah Sunscreen dan Sunblock Boleh Dipakai Bersamaan?
-
5 Moisturizer Untuk Kulit Kering di Cuaca Panas dan Angin
-
7 Fakta Menarik Mike Octavian: Dulu Manusia Silver Kini Jadi Model, Ada Turunan Belanda dari Kakek
-
Apakah Ada Kulkas Tanpa Bunga Es? Intip 5 Rekomendasi Produknya Mulai Rp2 Jutaan
-
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih
-
Apa Itu Whipping Whip Pink? Gas Nitrous Oxide yang Viral, Bukan Sekadar Krim Kocok
-
6 Rekomendasi BB Cream dengan Perlindungan SPF untuk Makeup Sehari-hari
-
5 Rekomendasi Pressed Powder Mulai Rp50 Ribu: Praktis buat Touch Up, Wajah Halus Bak Filter