Suara.com - Bagi sejumlah orang, kondisi kuku bisa jadi penunjang penampilannya. Sehingga tak jarang kuku diberi cat tertentu agar terlihat lebih menarik dan cantik.
Ada kalanya, warna cat kuku ingin diganti atau sekadar dihapus. Untuk menghilangkan cat kuku alias kutek, kamu tidak harus pergi ke salon maupun klinik kecantikan, lho. Menghapus cat kuku dengan aman dan bersih bisa juga dilakukan sendiri di rumah dengan alat-alat sederhana.
Tak percaya? Berikut tips membersihkan cat kuku sendiri di rumah berdasarkan rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Kulit dan Kelamin.
- Oles tipis petroleum jelly pada setiap kutikula dan kulit sekitar untuk melindungi kulit terkena aseton.
- Siapkan potongan kapas yang telah dibasahi aseton sebelumnya sesuai dengan ukuran tiap kuku. Hal ini tentu saja untuk menghindari risiko kontak kulit dengan aseton.
- Letakkan potongan kapas aseton di atas permukaan. Bila diperlukan bungkus kuku dengan plastik wrap selama 10 menit, hindari membungkus terlalu ketat.
- Hapus cat kuku secara lembut menggunakan handuk hangat. Hindari menggosoknya terlalu kuat dan jangan mengenai kulit sekitar.
- Cuci tangan dan kaki menggunakan air mengalir dan sabun lembut untuk menghilangkan sisa aseton. Keringkan menggunakan handuk.
- Oleskan pelembab, misalnya dengan petroleum jelly. Oles pelembab secara perlahan pada kutikula dan kulit sekitar kuku minimal selama 7 hari untuk mencegah risiko iritasi karena aseton.
Perlu diingat, harus selalu berhati-hati selama penggunaan aseton. Dikutip dari Alodokter, aseton atau propanon termasuk cairan kimia yang sangat mudah menguap, tidak berwarna, dan mudah terbakar bila terkena api.
Selama menggunakannya untuk menghapus cat kuku, usahakan jangan sampai terkena kulit. Karena aseton dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang menyebabkan warna kemerahan, kering, dan tampak pecah-pecah.
Apabila terlanjut terpapar aseton, disarankan untuk segera mencuci area kulit yang terkena aseton selama 10–15 menit dengan air mengalir dan oleskan pelembap untuk mencegah kulit menjadi kering.
Selain untuk menghapus cat kuku, cairan tersebut juga digunakan sebagai bahan pelarut cat, lilin, resin, plastik, dan lem. Dalam sektor industri tekstil, aseton juga digunakan sebagai campuran untuk menghilangkan getah dari sutra dan lemak dari wol.
Berita Terkait
-
Kulit Sawo Matang Jangan Asal Pilih Kutek! 10 Warna Ini Bikin Tangan Langsung Glowing
-
Cantik tapi Berisiko, Kenali Bahaya di Balik Kutek dan Efek Sampingnya Bagi Kesehatan
-
5 Rekomendasi Kuteks Halal dan Wudhu Friendly untuk Muslimah, Mulai Rp5 Ribuan
-
10 Rekomendasi Kutek Halal Tembus Wudhu: Ibadah Sah, Style Tetap Estetik
-
10 Warna Kutek yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Bikin Penampilan Makin Elegan dan Mewah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim