Suara.com - Rambut uban jadi salah satu tanda penuaan pada manusia, tapi kondisi ini kerap membuat pemiliknya tidak percaya diri dan pilih mencabut rambut uban, padahal tindakan ini dianggap tabu atau jadi mitos di masyarakat.
Salah satu anggapan tabu ini dibahas dalam sudut pandang agama islam, yang ternyata cabut rambut uban dilarang oleh Nabi Muhammad SAW.
Hal ini dibahas dalam kanal YouTube Islam Populer, yang dikutip suara.com, Sabtu (23/7/2022) rambut uban jadi penanda dekatnya seseorang akan kematian.
Tidak hanya jadi penanda usia, uban pada seseorang juga jadi tanda adanya kelemahan pada tubuh, seperti kurangnya pasokan darah dan sebagainya.
"Pra ahli menjelaskan penyebab uban bersumber dari syaraf emosi, hal ini yang menyebabkan kurangnya supply darah yang mengandung gizi rambut, rambut yang ada di kepala jumlahnya ditaksir 200.000 helai, setiap rambut memiliki satu pembuluh darah, satu saraf, otot, kelenjar, dan umbi," terang keterangan video tersebut.
Hal ini tertuang dalam alquran surat Ar-Rum ayat 54, yang berbunyi "Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan kamu sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan kamu sesudah kuat itu lemah kembali dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan dialah yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa,".
Hadist juga menyebutkan nabi melarang mencabut rambut uban, selain karena banyak hikmah yang bisa dipetik dari rambut uban, yaitu pengingat dekatnya dengan kematian dan menjadikan seseorang lebih berwibawa atau dewasa.
Seperti dalam sabda Rasulullah yang berbunyi, "Sesungguhnya termasuk dari pengagungan kepada Allah ialah menghormati orang muslim yang sudah beruban atau orang tua," bunyi hadist yang diriwayatkan Imam Abu Daud.
Ditambah Rasulullah juga disebut memperingatkan orang yang mencabut rambut uban, bisa membuatnya tidak mendapatkan cahaya dari Sang Pencipta.
Baca Juga: Luna Maya Pamer Uban Rambut malah Jadi Rebutan, Dikasih Uang Buat yang Menemukan
"Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda 'Barangsiapa yang telah beruban dalam islam maka dia akan mendapatkan cahaya di hari kiamat'," bunyi hadist yang diriwayatkan Tirmidzi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026
-
Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya
-
5 Contoh Sambutan Halal Bihalal RT Lebaran 2026: Singkat, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi
-
5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!
-
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Puasa Syawal 2026 Mulai Kapan? Ini Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Teh Novi Curhat Alami Rambut Rontok Parah Pasca Operasi Bariatrik, Ini Sebabnya!
-
4 Cara Menyimpan Sisa Opor dan Rendang agar Tidak Basi Sampai Besok