Suara.com - Sebagian besar orang memiliki harapan untuk mendengar secara langsung seperti apa pernyataan cinta dari orang lain. Namun terkadang ia harus menelan rasa pahit karena apa yang diharapkannya tidak benar-benar terjadi.
Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menunjukkan rasa cinta yang dimiliki. Ada yang menggunakan perkataan secara langsung. Namun ada pula yang lebih mengutamakan tindakan dan mengabaikan kata-kata.
Meskipun begitu, beberapa orang, terutama para wanita bersikeras mendengar langsung kata "aku mencintaimu" dari pasangannya. Hal inilah yang dipikirkan serta dipermasalahkan oleh seorang wanita.
Dilansir dari laman The Sun, di rubrik Dear Deidre wanita ini menceritakan betapa ia ingin mendengar pernyataa cinta dari sang suami. Apalagi ketika ia dan suaminya sudah bersama selama bertahun-tahun dan tetap bertahan.
"Suamiku tidak bisa mengatakan 'aku mencintaimu', bahkan setelah 25 tahun berlalu," cerita wanita ini.
Tidak mendengar pernyataan tersebut membuat wanita ini menjadi khawatir. Ditambah lagi, ada perbedaan konsep tentang penting atau tidaknya pernyataan cinta dan kalimat "aku mencintaimu".
"Ia mengatakan bahwa dirinya tidak perlu mengatakan tiga kata tersebut (i love you) untuk membuktikan bahwa ia peduli dan berkomitmen denganku," tambah wanita ini.
Bagi suaminya, yang terpenting adalah bagaimana ia mencoba menjadi sosok pasangan dan suami yang baik. Sayangnya, menjadi suami yang baik tidak cukup menjadi bukti.
"Aku berusia 50, sedangkan dia berusia 54 tahun. Kami memiliki dua anak yang beranjak dewasa dan kehidupan yang bahagia," jelas wanita ini.
Baca Juga: FIFA 23 Hadirkan Klub Sepak Bola Wanita untuk Pertama Kalinya
Sementara itu, wanita ini mencoba untuk memahami suaminya, namun tetap tak berhasil. Ia tidak bisa memahami kenapa kata "aku mencintaimu" menjadi hal yang sulit diucapkan sampai saat ini.
Tim Deidre mengungkapkan bahwa setiap pria dan wanita memiliki cara masing-masing untuk menunjukkan rasa cinta. Menyatakan cinta dengan perkataan pun dianggap sulit karena perbedaan latar belakang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya
-
Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?
-
Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK
-
7 Sifat Belah Ketupat dan Rumus Menghitung Luas serta Kelilingnya
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu
-
Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide Apa Ada? Ini Rekomendasinya