Suara.com - Bagi beberapa orang, melakukan hubungan intim dianggap sebagai hal yang wajar dilakukan antar kekasih. Namun tentunya pada saat yang sama, tidak semua orang merasa nyaman untuk berhubungan seks dengan sang pacar.
Dilansir dari The Sun, keresahan itulah yang dirasakan oleh seorang pria yang tidak disebutkan namanya. Dia mengaku tak siap untuk melakukan hal yang intim seperti seks dengan pacarnya.
Melalui kolom curhat Dear Deidre, seorang pria menceritakan kisahnya berpacaran dengan wanita yang sebaya dengannya. Walaupun telah bersama selama beberapa waktu, dia belum siap untuk melakukan seks.
"Kami berdua berusia 20 tahun dan bertemu di universitas melalui teman bersama," cerita pria ini.
Setelah dipertemukan oleh teman mereka, keduanya menjalin hubungan pacaran seperti yang lain. Hingga suatu hari, pria ini mengajak pacarnya untuk menginap, namun mendapatkan jawaban yang mengecewakan.
"Pertama kali saya memintanya untuk menginap, dia bilang dirinya butuh lebih banyak waktu," tambah pria ini.
Tak ingin membuat pasangannya menjadi tidak nyaman, pria ini kemudian memilih untuk menunggu. Dia juga menjalani kencan-kencan mereka dengan normal tanpa harus berakhir tidur bersama.
Namun, ia tak menduga pacarnya mengungkapkan bahwa dirinya telah siap berhubungan seks enam bulan kemudian. Bukannya merasa lega, respons pria ini malah mengejutkan. Alih-alih senang, dia malah merasa sangat khawatir.
"Dia masih perawan dan saya merasa di bawah begitu banyak tekanan untuk membuatnya sempurna. Saya khawatir saya akan mengecewakan atau menyakitinya," jelas pria ini.
Baca Juga: Sebagian Besar Kasus Cacar Monyet Menyerang Lelaki
Saat membuat rencana makan malam romantis pun, pria ini merasa gugup dan akhirnya malah batal. Ia mengatakan bahwa dirinya merasa lelah.
Sayangnya, sikap pria tersebut membuat pacarnya merasa khawatir. Sang pacar cemas jika ternyata pria ini tak menyukainya. Situasinya menjadi canggung sehingga tim Deidre menyarankan agar pria ini mencoba cara yang lain.
Cara yang dimaksudkan adalah tidak berfokus pada kesempurnaan dari seks. Pria ini diminta untuk mencium, menyentuh, dan berhubungan seks sembari menunjukkan perasaan yang dimiliki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Mirip Onitsuka Tiger, Harga Mulai Rp 100 Ribuan
-
Harga 4 Parfum Refill YSL, Wangi Mewah dan Tahan Lama
-
Harga Sabun Cuci Muka Barber Daily Berapa? 3 Tipe Facewash Terbaik Buat Pria
-
Di Papua, Perempuan Mengelola Laut Lewat Tradisi Sasi agar Tetap Lestari
-
7 Rekomendasi Sepatu New Balance Termurah, Mulai Rp800 Ribuan
-
4 Sabun Cuci Muka Glad2Glow untuk Mencerahkan Kulit Wajah Kusam
-
7 Sunscreen Wardah SPF 50 untuk Lindungi Kulit Wajah dari Matahari dan Lebih Glowing
-
5 Moisturizer Lokal Terbaik untuk Kulit Kering dan Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
Bedak Tabur Dulu atau Cushion Dulu? Ini Panduan untuk Makeup Flawless