Suara.com - Seksolog Dokter Boyke membenarkan bahwa posisi seks woman on top berisiko tinggi menyebabkan penis patah atau fraktur penis.
Namun dokter bernama lengkap dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.OG, MARS ini mengatakan, umumnya penis patah terjadi karena aksi seks perempuan yang dinilai terlalu 'liar'.
Apalagi posisi woman on top membuat perempuan jadi yang memegang kendali, dan lelaki kerap kehilangan kontrol terhadap penisnya.
"Betul (posisi woman on top bisa sebabkan patah penis) karena slip on penis, itu bisa terjadi kalau si perempuannya terlalu liar," ujar dr. Boyke di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Tapi menurut dr. Boyke, jika ritme dan aksi perempuan normal, biasa, dan bergoyang dengan santai di atas pinggul lelaki, maka hal itu bisa membuat perempuan mendapatkan kenikmatan.
"Kalau perempuannya biasa aja itu enak banget, posisi di atas itu. Tapi kalau posisi 'brak brek', lalu kemudian segala macam seperti itu, dia lepas lalu terjepit bisa patah," jelas dr. Boyke.
Sementara itu mengutip Hello Sehat, fraktur penis adalah kondisi umum yang terjadi akibat dari bengkoknya penis saat ereksi secara tiba-tiba.
Paksaan ini mengakibatkan robekan pada tunica albuginea, lapisan bagian dalam pada penis ereksi.
Kondisi ini bisa menyebabkan hilangnya ereksi seketika, bahkan dalam kasus ekstrem robekan uretra bisa terjadi.
Baca Juga: Waspada, Seks Oral Berkaitan Erat dengan Kanker Tenggorokan dan Amandel!
Fraktur penis adalah kondisi darurat medis, sehingga orang yang mengalami ini harus sesegera mungkin ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Selain itu mendapatkan tindakan medis cepat, juga akan mencegah terjadinya masalah seksual permanen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan