Suara.com - Ketika saatnya tiba menjual rumah untuk alasan apa pun, tentunya pemilik rumah ingin harga jual rumah yang semaksimal mungkin. Mengingat harga properti yang cenderung naik secara konstan, hal ini tidak mustahil untuk dilakukan.
Namun, bukan berarti Anda bisa diam saja dan berharap calon pembeli mau membeli dengan harga yang diinginkan. Perlu ada beberapa usaha yang dilakukan untuk membuat calon pembeli merasa kebutuhan dan keinginannya terpenuhi dalam membeli hunian baru.
Sebagai penjual, sikap atentif dan komunikatif akan berpengaruh terhadap kesediaan calon pembeli untuk membayar dengan harga yang ditentukan. Kalaupun ada negosiasi, harga jualnya masih dalam rentang harga yang tinggi dan diharapkan oleh Anda sebagai penjual rumah.
Kemudian, kondisi bangunan rumah yang akan dijual juga tentunya sangat berpengaruh terhadap harganya. Ada harga, ada rupa adalah prinsip yang dipegang oleh calon pembeli dalam membeli rumah. Bila ingin menjual dengan harga tinggi, kondisi rumah harus prima, bersih, dan menarik.
Maka dari itu, merawat rumah secara rutin, telaten, dan konsisten akan sangat berguna untuk jangka panjang. Struktur rumah yang masih kuat, dinding yang mulus tanpa retak, tidak ada kebocoran, serta estetika hunian yang tidak bisa dihadirkan secara instan.
Walaupun kondisi rumah sudah bagus, Anda masih bisa melakukan beberapa langkah tambahan untuk memastikan rumah benar-benar dalam kondisi representatif dan layak jual. Juga, layak untuk dihargai dengan harga tinggi. Dekoruma sudah mengumpulkan lima cara jitu yang bisa dilakukan untuk meningkatkan harga jual rumah.
1. Merenovasi Rumah Sebelum Dijual
Sebelum mengiklankan rumah, siapkan budget untuk merenovasi rumah sesuai kebutuhan. Skala renovasi dilihat dari kondisi fisik rumah. Apakah hanya perlu mengecat bagian luar rumah dan beberapa ruangan atau perlu dilakukan renovasi yang cukup besar seperti mengganti lantai, merenovasi dinding, atau yang berkaitan dengan struktur rumah.
Posisikan biaya renovasi sebagai biaya yang nantinya akan dibebankan kepada pembeli. Biaya renovasi masuk ke dalam harga jual yang seolah-olah akan di-reimburse atau diganti oleh pembeli rumah. Jangan ragu untuk mengeluarkan biaya di awal agar rumah berada dalam kondisi prima dan layak mempunyai harga jual tinggi.
Baca Juga: 10 Potret Rumah Sule Direnovasi, Seperti Hotel Bintang 5
2. Memastikan Kelengkapan Surat dan Dokumen
Poin ini adalah salah satu yang tidak kalah penting, tapi sering luput dari perhatian. Berbagai surat penting, dokumen, dan kewajiban pemilik rumah harus lengkap. Di antaranya adalah pajak bumi dan bangunan yang sudah dibayarkan, sertifikat hak milik yang asli, faktur pembelian, serta dokumen-dokumen dari pengembang properti.
Surat-surat yang lengkap akan membuat calon pembeli tenang dan percaya dengan Anda sebagai penjual. Ditambah dengan kondisi rumah yang prima, kelengkapan surat yang sempurna akan semakin meyakinkan calon pembeli untuk membeli rumah dengan harga yang ditawarkan.
3. Pastikan Rumah Bersih dan Layak Huni
Sebelum didatangi calon pembeli untuk survei rumah, pastikan rumah bersih dan kelihatan layak huni. Kalaupun sudah direnovasi dan rumah tidak ditinggali, selalu sediakan waktu untuk membersihkan rumah. Bisa dimulai dengan menyapu, mengepel, menyedot dan mengelap debu, serta aktivitas lain untuk membuat rumah kelihatan representatif.
Apabila rumah yang dijual masih ditinggali oleh Anda dan keluarga, pastikan rumah juga terlihat baik dalam konteks rumah keluarga yang layak huni. Barang-barang yang tertata rapi, furnitur yang terawat, bersih, dan tentunya suasana homey dan kekeluargaan yang juga berpengaruh bagi calon pembeli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya
-
Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
-
6 Pasang Zodiak Paling Cocok Jadi Couple, Nyambung dan Serasi!
-
4 Parfum Marina di Indomaret untuk Aktivitas Harian, Wanginya Awet dan Harganya Terjangkau
-
Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Apakah Harus Dicuci Dulu? Ini Cara yang Tepat
-
5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam
-
Apa Itu Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, dan Deksametason? Ini Bahayanya untuk Kulit
-
6 Lipstik Murah yang Cocok untuk Bibir Kering, Harga Mulai Rp17 Ribuan
-
Bagaimana Cara Cek Skincare BPOM? Ini Langkah Mudah dan Daftar 11 Produk yang Ditarik
-
6 Rekomendasi BB Cream untuk Usia 40 Tahun ke Atas dari Brand Lokal