Suara.com - Setelah 15 tahun berkarya dan membangun reputasi di pasar internasional, dBodhi, produsen furnitur asli Indonesia, kini resmi hadir untuk melayani pasar lokal.
Berangkat dari gagasan untuk memajukan industri furnitur, Raymond Davids menaruh kepercayaan dan harapan pada kota Yogyakarta sebagai titik awal berdirinya dBodhi pada tahun 2007. Beliau bertekad untuk menunjukkan kepada dunia bahwa material guna-ulang dan daur ulang dapat menghasilkan furnitur yang indah dan berkualitas.
Dengan prinsip ramah lingkungan, dBodhi secara aktif mencari cara untuk meminimalisir dampak negatif dari industri ini terhadap lingkungan dan juga bumi. Prinsip ini terus dipegang teguh dBodhi hingga kini, dan terus diterapkan secara konsisten meskipun dalam perjalanannya banyak tantangan yang dihadapi.
Untuk pertama kalinya, karya dBodhi hadir dan dapat diakses oleh masyarakat Indonesia. dBodhi berharap, dengan hadirnya dBodhi di Indonesia, pelanggan lokal dapat lebih mudah mendapatkan furnitur berkualitas yang ramah lingkungan dan memiliki standar internasional.
Dengan berpartisipasi dalam IFEX 2022, dBodhi Indonesia akan memperkuat posisinya sebagai trendsetter yang menghadirkan furnitur dan aksesoris interior rumah yang ramah lingkungan di pasar Indonesia.
Melalui acara ini pula, dBodhi dengan bangga mempersembahkan preview showroom pertamanya, House of dBodhi, dimana pelanggan dapat menemukan furnitur kelas dunia yang dibuat langsung oleh perajin lokal Indonesia.
Dalam memproduksi furnitur dan aksesoris rumah, dBodhi selalu memperhatikan cara kerja alam, menjunjung tinggi keahlian para perajin lokal, menjaga tradisi, dan menggunakan material yang sustainable.
Dalam beberapa bulan ke depan, dBodhi Indonesia akan hadir dengan showroom pertamanya, House of dBodhi yang akan berlokasi di Jakarta. Pada saat yang sama, meluncurkan www.dbodhi.id agar para pelanggan di Indonesia dapat mengakses produk dBodhi dengan lebih mudah.
Semua furnitur dan produk dBodhi dibuat di Indonesia, tepatnya di studionya di Pulau Jawa. Koleksi dBodhi dirancang dengan satu filosofi: untuk menghormati alam melalui seni kerajinan tangan.
Baca Juga: 5 Ide Penempatan Furnitur Space-Saving di Ruang Tamu Kecil
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
5 Cushion Anti-Crack untuk Samarkan Garis Halus, Cocok buat Pemilik Kulit Kering
-
6 Shio Paling Beruntung yang Akan Raih Peluang Emas pada Selasa 12 Mei 2026
-
6 Cushion Lokal yang Murah dan Bagus: Mulai Rp50 Ribuan, Awet Hingga 12 Jam
-
4 Shio yang Hidupnya akan Lebih Baik dan Beruntung Pekan Ini
-
Benarkah Orang yang Belum Akikah Tidak Boleh Kurban? Ini Ketentuannya
-
5 Serum Mengandung Glycolic Acid untuk Menghilangkan Noda Hitam, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
9 Arti Mimpi Kucing Hitam, Pertanda Baik atau Buruk? Begini Maknanya
-
Musamus, Arsitektur Alam Papua yang Terancam Ekspansi Proyek Besar
-
5 Rekomendasi Sheet Mask untuk Wajah Kusam, Kulit Jadi Cerah Mulai Rp3 Ribuan
-
Intip 5 Fasilitas Mewah RS JWCC Asih Tempat Alyssa Daguise Melahirkan