Suara.com - Baru-baru ini, Sarwendah kembali membagikan momen huru-huranya bersama putri bungsunya. Video tersebut menampilkan rutinitasnya ketika mendandani Thania.
Setiap hendak berangkat sekolah, Sarwendah selalu membantu anaknya untuk merapikan rambutnya. Thania ini memang dikenal sangat menyukai model ikat rambut satu.
Pasalnya pada video sebelumnya, Thania pernah menangis karena Sarwendah mengikat rambutnya menjadi dua bagian. Di sisi lain, Sarwendah merasa bosan dengan model gaya rambut ikat satu.
Pada video kali ini, akhirnya Sarwendah berhasil membujuk anaknya untuk mengikat rambut lebih dari satu. Putri bungsunya itu juga mengiyakan mau untuk dikuncir dua.
Atas persetujuan putrinya itu, akhirnya Sarwendah langsung menggarap rambut putrinya itu dengan cekatan untuk dikuncir dua. Thania pun sangat anteng ketika rambutnya di styling sambil menonton tv.
Meski Thania sempat merengek gegara tontonannya diganggu, hal itu tidak menghalangi Sarwendah yang tengah menata rambut putrinya itu.
Setelah selesai menata rambut, Sarwendah langsung memberitahu putrinya itu. Dengan ekspresi senang Thania langsung memegang kedua sisi rambutnya.
Alih-alih mempertahankan ekspresi senangnya itu. Thania malah pundung sekaligus protes, kenapa rambutnya malah dikepang.
Tentu saja unggahan video huru-hara itu langsung banjir komentar dari warganet. Tak sedikit juga warganet yang merasa terhibur dengan ekspresi Thania ketika mengetahui hasilnya.
Baca Juga: Rupa-Rupa: 3 Gaya Rambut dengan Rambut Keriting
"Selalu ngakak kalau ngelihat video drama kuncir rambut Thania," komentar seorang warganet.
"Bunda memang ekstra sabar, ada-ada aja emang Mami Nia ini," ujar warganet lain.
Ada juga warganet yang berkomentar seperti ini. "Udah seneng mau dikuncir lebih dari satu, eh malah masih nangis juga karena dikepang,"
"Menghibur banget nih drama kuncir rambut, ada-ada aja ending plot twistnya," tambah komentar dari salah satu warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung