Suara.com - Kalau Anda menginginkan rambut yang lurus dan tampak berkilau, memakai alat catok rambut bisa menjadi pilihan. Namun, meluruskan rambut menggunakan catokan hampir tiap sangat tidak dianjurkan.
Karena meskipun bahan pelat yang digunakan untuk membuat alat ini cukup aman untuk melindungi rambut, kenyataannya penggunaan yang berlebihan dapat merusak rambut.
Pelurus rambut membuat rambut terpapar suhu yang sangat tinggi. Dan jika Anda meluruskan rambut setiap hari, maka kutikula rambut akan melemah dan justru menimbulkan masalah baru.
Berikut beberapa dampak buruk sering catokan, dirangkum dari Stylecraze.
1. Rambut kering
Saat memakai catokan, Anda pasti pernah melihat asap mengepul dari rambut ketika sedang meluruskannya. Sebenarnya itu bukan asap, melainkan uap.
Alat catok rambut bekerja dengan menyerap semua kelembapan dari rambut untuk meluruskan dan merapikannya.
Penggunaan secara teratur dalam waktu lama dapat menghilangkan minyak alami rambut dan membuatnya sangat kering dan rapuh.
2. Mudah kusut dan bercabang
Baca Juga: Habis Berhubungan Badan, Apakah Suami-Istri Harus Mensucikan Rambut yang Rontok?
Minyak alami dari kulit kepala dan kelembapan di rambut bertanggung jawab atas kilau indah dan kesehatannya. Saat dua komponen ini hilang karena terlalu sering catokan, yang tersisa hanyalah rambut kusam dan bercabang di ujungnya.
Paparan panas alat ini secara teratur tidak hanya merusak rambut tetapi juga folikel rambut. Akibatnya, akar rambut pun jadi rapuh dan rambut mulai rontok,
4. Pertumbuhan rambut lebih lambat
Meluruskan rambut secara teratur tanpa menggunakan alat yang tepat dapat merusak kutikula rambut secara permanen, yang menyebabkan pertumbuhan rambut lebih lambat.
5. Tekstur rambut berubah permanen
Ini adalah salah satu efek samping terburuk dari pelurus rambut. Yap, pelurus bisa mengubah tekstur rambut Anda secara permanen. Maka dari itu, penggunaan catok rambut setiap hari tidak dianjurkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Apa Itu Finishing Powder? Kenali Bedanya dengan Setting Powder agar Tak Keliru
-
5 Warna Keberuntungan yang Sesuai Shio Tikus Tahun 2026, Diyakini Membuka Peluang dan Rezeki
-
Buntut Temuan Rp4 Miliar di Rumah, Kadis PUPR Bengkulu Akhirnya Diperiksa KPK
-
Dewas Bakal Periksa Setya Budi Dias, Staf KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
-
72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka
-
Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan
-
7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan
-
BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar
-
Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN
-
Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital