Suara.com - Banyak orang memiliki kebiasaan keramas di malam hari. Lalu tanpa mengeringkannya, langsung tidur dengan kondisi rambut basah. Tapi perlu diketahui bahwa tidur dengan rambut basah dapat menyebabkan sejumlah masalah untuk helai rambut dan kulit kepala.
Sebab saat helai rambut basah, rambut dan kulit kepala Anda sebenarnya lebih rentan terhadap kerusakan.
"Tidur dengan rambut basah dapat menyebabkan sejumlah masalah bagi kulit kepala: bakteri yang tidak diinginkan, infeksi jamur, iritasi kulit, gatal, kekeringan, kemerahan, dan ketombe," kata penata rambut Miko Branch, salah satu pendiri merek perawatan rambut Miss Jessie's Original, dikutip dari Mind Body Green.
Selain itu, tidur dengan rambut basah dapat merusak kutikula rambut, membuatnya rontok, membuat rambut bau tidak sedap (kelembaban bercampur keringat alami) dan membuat rambut berantakan.
Terlebih lagi, tidur dengan rambut basah dapat meningkatkan kekusutan dan ujung rambut bercabang. Jadi, jika rambut Anda cenderung mudah kusut atau kusut di ujungnya, Anda mungkin perlu mengeringkan rambut sebelum tidur atau memilih keramas esok harinya.
Dan juga, jika Anda juga seseorang yang menderita masalah kulit kepala seperti iritasi, ketombe, dan peradangan, mungkin juga perlu mengevaluasi kembali kebiasaan tidur dengan rambut basah, karena mungkin itu adalah akar penyebabnya.
Namun jika keramas harus tetap dilakukan pada malam hari, sebaiknya luangkan waktu lebih lama untuk mengeringkannya dulu sebelum tidur. Tak perlu sampai sangat kering, yang penting tidak begitu basah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji