Suara.com - Bagi kebanyakan orang, kentut merupakan hal memalukan, terutama bila dilakukan di hadapan orang lain. Sehingga ketika mereka tak sengaja melakukannya, perasaan malu akan terus menghantui.
Kondisinya dapat terasa lebih memalukan jika tidak sengaja kentut di hadapan orang yang disukai. Hal ini bisa saja merusak citra yang dibangun.
Padahal menurut Healthline, kentut merupakan penanda keadaan tubuh. Bila tubuh dalam kondisi baik, gas cenderung tidak berbau. Hal ini juga berlaku kebalikannya.
Oleh karenanyam pertanyaan-pertanyaan seputar kentut di hadapan pasangan seringkali membuat bertanya-tanya. Kira-kira, kapan waktu yang tepat untuk bisa kentut di hadapan pasangan secara terbuka?
Menurut penelitian yang dikutip dari laman Mic, rata-rata seseorang merasa terbuka untuk kentut di depan pasangan sejak beberapa minggu hingga setahun setelah berkencan. Kebanyakan abru merasa yakin bisa kentut di hadapan pasangan setelah dua hingga enam bulan berkencan.
Sementara itu, pasangan baru bisa menerima kenyataan kentut tersebut setelah mereka tidur bersama dalam jangka waktu tertentu (33%). Ada pula yang bisa menerima sesaat setelah pasangannya kentut (18,6%).
Penelitian juga menyebutkan bila di antara dua gender, wanita cenderung menunggu kekasihnya kentut terlebih dahulu sebelum ia akhirnya melakukan hal yang sama (73%). Pasalnya mereka merasa bahwa kentut membuat ketertarikan terhadap mereka menurun dan tidak sesuai dengan ekspektasi.
Masih dari penelitian yang sama, rupanya kentut dapat mengeratkan pasangan. Hal ini lantaran keduanya terbuka untuk menerima hal-hal kotor yang dilakukan satu sama lain.
Aktivitas ini juga membuat seseorang percaya untuk jadi dirinya sendiri di hadapan kekasih. Bahkan beberapa responden mengaku siap membawa hubungan ke jenjang berikutnya kala mengetahui kebiasaan kentut pasangannya.
Baca Juga: Baru Menikah Pengantin Pria Sudah 'Nyosor' Wanita Lain di Depan Pasangannya
"Aku merasa jika kamu tidak bisa kentut dengan seseorang, kamu tidak bisa tampil nyata di hadapan mereka," ungkap salah satu responden berusia 30 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru
-
Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV
-
Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah
-
Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak
-
Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda
-
Buruh Pantau 10 Pasal Krusial RUU Ketenagakerjaan, Siap Demo Jika Isinya Merugikan!
-
Lenovo Idea Tab Plus Resmi Dijual di Indonesia, Tablet 12,1 Inci, Harga Mulai Rp6,1 Juta
-
Bye Iritasi! 4 Physical Sunscreen Probiotic Jaga Microbiome Kulit Sensitif
-
Demo 27 Agustus Bikin Transportasi Terganggu, Menhub Pastikan Tak Ada Fasilitas Umum Rusak
-
Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas Lewat, Legenda Timnas Indonesia Lebih Akui Kehebatan Ole Romeny