Suara.com - Berbicara apa adanya dan jujur bisa menjadi salah satu tanda orang yang baik dan memiliki empati tinggi. Namun ada kalanya seseorang harus berbohong untuk suatu alasan kuat, karena satu dan lain hal. Anda sebenarnya bisa mengenali ciri-ciri orang berbohong dengan cukup mudah jika cermat mengamatinya.
Orang yang berbohong mungkin bisa menyamarkan kenyataan dengan kata-katanya. Namun pada dasarnya terdapat beberapa ciri kuat yang bisa menjadi indikasi bahwa seseorang sedang berbohong.
Kenali beberapa ciri-ciri orang berbohong di bawah ini.
1. Terlihat Menutup Diri
Dari posisi tubuhnya saat berkomunikasi, seseorang yang berbohong cenderung menutup diri. Membungkuk akan jadi hal utama yang paling mudah dilihat. Sikap defensif ini seperti mengindikasikan ada sesuatu yang tidak ingin diungkapkan, atau ia tengah berbohong.
2. Memberikan Jawaban Tidak Konsisten
Ketika ditanya, orang yang tengah berbohong cenderung memberikan jawaban yang tidak konsisten, berputar-putar, dan tidak bisa secara lugas menyampaikan jawabannya. Meski hal ini mengindikasikan ada upaya berbohong pastikan juga dengan mengamati pola kalimat yang diungkapkannya.
3. Tidak Mau Bertatap Mata
Mungkin ini salah satu ciri-ciri orang berbohong yang paling terlihat, yakni tidak mau beradu pandang. Orang yang tengah berbohong cenderung gugup dan tidak bisa menjaga kontak mata terlalu lama dengan lawan bicaranya, karena merasa tidak percaya diri dengan apa yang disampaikannya.
Baca Juga: Suami Tasyi Athasyia Bongkar Kebohongan Mertua, Ucapan Manis Cuma di Medsos
Jadi jika Anda berbicara dengan seseorang dan mereka sering membuang muka atau pandangan, bisa jadi apa yang disampaikannya adalah hal yang tidak benar.
4. Mengulur Waktu
Dalam menjawab pertanyaan yang diajukan, orang yang sedang berbohong memiliki kecenderungan untuk mengulang pertanyaan. Bukan untuk memperjelas maksud dari pertanyaan tersebut, namunu untuk mengulur waktu agar ia bisa menyusun argumen guna menutupi fakta.
5. Tubuh Berkeringat Tidak Wajar
Jika kondisi cuaca tengah panas, memang wajar seseorang menjadi berkeringat. Namun ketika diajak berbicara, dalam kondisi yang tidak panas, tidak selepas melakukan aktivitas fisik yang intens, atau hal lain yang dapat memicu keringat, dan orang ini berkeringat, bisa jadi ia berbohong.
Hal ini dipicu rasa gugup dan refleks tubuh atas stres yang mendadak muncul dan harus dihadapi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim