Suara.com - Kelabang atau lipan merupakan salah satu serangga yang mampu menyerang manusia dengan menggigit dan melepaskan racun. Meskipun gigitan serangga yang satu ini tidak berbahaya, namun seseorang dapat mengalami reaksi pada kulit, terutama pada orang yang memiliki alergi yang serius.
Sebagai informasi kelabang merupakan serangga berukuran 3-20 centimeter yang tinggal yang gelap dan lembap. Oleh karenanya, kelabang menjadi serangga yang bisa berada di mana-mana dan bisa masuk ke area sempit sekalipun. Bekas gigitan kelabang dapat terlihat dengan jelas dengan dua lubang kecil.
Gigitan kelabang dapat menyebabkan nyeri ringan namun memiliki beberapa efek seperti demam, mual, pembengkakan, jantung berdebar, gatal-gatal dan lain sebagainya. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengetahui langkah-langkah sebagai pertolongan pertama ketika digigit kelabang.
Pertolongan Pertama Digigit Kelabang
1. Membersihkan luka dengan air
Setelah Anda digigit kelabang, pastikan untuk segera membersihkan area gigitannya dengan air mengalir dan sabun untuk mengurangi risiko terkena infeksi.
2. Kompres dengan handuk hangat
Setelah itu, Anda dapat mengompres luka gigitan kelabang dengan handuk hangat dapat membantu mengurangi rasa sakit serta mengurangi penyebaran racun. Pastikan untuk menggunakan handuk bersih dan tidak bekas mandi
3. Kompres dengan air dingin
Baca Juga: Tak Sulit Dilakukan, Simak Cara Usir Kaki Seribu di Rumah Paling Mudah dan Aman
Jika Anda telah mengompres luka dengan handuk hangat, saatnya ada mengganti kompresan dengan menggunakan air dingin atau es batu untuk mengurangi pembengkakan, rasa sakit dan gatal-gatal. Lakukan tahapan ini 10 menit hingga 20 menit.
4. Oleskan salep
Anda dapat mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi reaksi alergi dan peradangan. Anda juga dapat mengoleskan salep antibiotik. Anda dapat mengonsumsi obat antihistamin dan anti nyeri untuk mengurangi nyeri, gatal dan pembengkakan. Obat pereda nyeri yang dapat dikonsumsi seperti ibuprofen dan paracetamol.
Pada beberapa kasus, dikhawatirkan gigitan kelabang dapat menyebabkan beberapa reaksi yang serius dan menimbulkan komplikasi seperti sakit kepala yang parah atau pembengkakan kelenjar getah bening.
Jadi apabila Anda mengalami gejala gigitan kelabang yang tidak kunjung reda, Anda dapat mendatangi dokter untuk melakukan pemeriksaan.
Demikian ulasan singkat seputar pertolongan pertama digigit kelabang yang dapat Anda lakukan di rumah.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati