Suara.com - Dengan begitu banyak merek perawatan kulit yang beredar di pasaran, membuat banyak orang suka mencoba produk skincare baru. Tapi terkadang, memasukkan produk baru ke rutinitas skincare bisa membawa efek samping.
Misalnya saja seperti muncul breakout atau ruam. Jadi alih-alih kulit semakin glowing, kita justru mendapat masalah baru.
Tapi jika kamu termasuk yang ingin mencoba produk skincare baru namun takut breakout, beberapa cara bisa dilakukan untuk mencegah hal tersebut.
Dilansir dari Healthshots, berikut 4 hal yang harus diperhatikan saat memasukkan produk baru ke dalam rutinitas skincare:
1. Perkenalkan satu per satu
Alih-alih mengganti banyak produk sekaligus, cara yang benar adalah mengganti satu produk dalam satu waktu. Misalnya jika kamu ingin mengganti face wash dan pelembap, jangan lakukan di minggu yang sama.
2. Baca label
Selalu baca labelnya karena bahan utama yang tertulis di botol atau yang dipasarkan memotivasi banyak orang untuk memilih suatu produk. Namun, selalu ada lebih banyak komposisi produk.
Mungkin ada asam yang menyebabkan peradangan kulit, atau produk mungkin mengandung pewarna, wewangian, dan bahan-bahan yang tidak cocok untuk kulitmu.
Baca Juga: Apa Itu Exfoliating Body Lotion? Efektif Mengangkat Sel Kulit Mati
3. Ikuti petunjuk
Penting untuk menerapkan produk dalam jumlah terbatas. Kalau pakai serum sebaiknya 2-3 tetes saja karena produk seukuran kacang polong sudah cukup.
Demikian pula, sesuatu yang sederhana seperti gel penghidrasi, jika diterapkan secara berlebihan, dapat memblokir pori-pori yang menyebabkan jerawat. Jadi, pastikan untuk mengikuti petunjuk tentang cara menerapkan produk
4. Bicaralah dengan dokter kulit
Mengapa kamu memilih produk perawatan kulit baru? Apakah karena kulit membutuhkan perubahan atau ada masalah yang perlu ditangani? Kamu harus tahu jelas tujuan dari mengubah produk atau rutinitas skincare.
Jika masih bingung, pastikan untuk menemui dokter kulit untuk membantu memilih produk yang tepat untuk kulit.
Yang perlu diingat, jangan terburu-buru mengganti produk skincare jika dilihat tak kunjung menunjukkan hasil. Sebab, setiap produk baru akan memakan waktu cukup lama sebelum beradaptasi dengan baik di kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner
-
5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah
-
Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?
-
Parfum Aroma Gourmand Itu Seperti Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Wanginya Awet
-
Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam
-
6 Shio Paling Beruntung Pada 14 Juni 2026, Temukan Peluang Baru di Akhir Pekan Ini