Suara.com - Penyanyi Andien Aisyah pernah alami sejumlah kekerasan fisik oleh kekasihnya saat masih berstatus pacaran. Tak main-main, Andien mengaku sampai menerima aksi kekerasan fisik seperti dicekik, ditonjok, hingga dipukul dengan gitar.
Meski sudah memutuskan hubungan, Andien kembali luluh saat pacarnya meminta maaf dan meminta hubungannya kembali berlanjut.
"Setelah gue balikan, dia ngulangin hal yang sama. Lalu gue putusin lagi. Abis itu dia nangis-nangis lagi, mohon-mohon, sampe gue kasian. Terus gue luluh lagi. Begitu aja terus selama 9 bulan isinya ditonjok, dibeset, dicekik, dipukul pake hardcase gitar. Putus nyambung. Minta maaf dan luluh," ungkapnya melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Sabtu (15/10/2022).
Abusive relationship sebenarnya tidak harus menunggu adanya aksi pemukulan. Dikutip dari WebMD, abusive relationship merupakan istilah untuk menggambarkan hubungan apa pun di mana satu orang menggunakan kekuasaan dan kendali atas orang lain dengan cara yang negatif.
Kekerasan dapat berupa fisik, perilaku emosional, verbal, finansial, atau jenis perilaku lain apa pun yang membuat seseorang berada di bawah kendali orang lain.
Berikut enam tanda yang harus disadari sebagai aksi abusive relationship.
1. Pemantauan Komunikasi
Orang yang kasar mungkin mencoba memantau komunikasi pasangan dengan orang lain. Mereka mungkin meminta untuk membaca teks dan email pasangannya, masuk ke perangkat ponsel tanpa izin, atau bahkan menginstal perangkat lunak pelacakan untuk mengawasi kehidupan sosial pasangannya. Mereka akan sering menggunakan itu untuk lakukan kekerasan nantinya.
2. Mengisolasi
Pasangan yang kasar juga biasanya akan mengisolasi orang yang dianiaya. Orang yang kasar mungkin menyebarkan kebohongan tentang pasangannya. Atau mungkin mencoba meyakinkan pasangannya kalaj bahwa keluarga dan temannya sebenarnya tidak menyukai dia. Tujuannya, agar korban tidak memiliki dukungan dari orang di luar hubungan tersebut dan hanya bergantung pada pasangan.
3. Pengendalian keuangan
Dalam beberapa hubungan yang kasar, pihak yang melakukan kekerasan akan berusaha menghilangkan kendali pasangannya atas keuangannya sendiri. Hal ini dimaksudkan untuk mempersulit orang yang dianiaya untuk meninggalkan hubungan.
4. Paksaan
Taktik pelecehan umum lainnya adalah memaksa untuk lakukan hal-hal yang tidak ingin pasangannya lakukan, baik dengan mengemis, mengancam, memaksa, atau manipulasi emosional. Ini dapat mencakup aktivitas seksual, tetapi juga dapat mencakup perilaku lain yang tidak ingin dilakukan. Orang yang kasar juga dapat menggunakan paksaan untuk membuat pasangannya tetap dalam hubungan jika mencoba untuk pergi.
5. Manipulasi Emosional
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
4 Penyebab Rekening Warga Bisa 'Diblokir' Aparat, Perwakilan Massa Pati Kena yang Mana?
-
4 Rekomendasi HP Murah Kuat Main Genshin Impact, Lancar Jelajahi Dunia Teyvat
-
5 Smart TV Terbaik dengan Harga Terjangkau, Layar Jernih 32 Inch Mulai Rp2 Jutaan
-
Kata Pemerintah Soal Demo AMPB di DPR Besok
-
Physical Sunscreen Lokal yang Bagus, Ini 3 Pilihan Nyaman dan Gak Whitecast
-
Fisik Skuad Timnas Indonesia Era John Herdman Memble, Berbeda Jauh Saat Shin Tae-yong Melatih
-
Massa Mulai Siapkan Atribut Demo Depan Gedung DPR RI
-
Sebentang Kearifan dari Barat: Menyusuri Islam di Tanah Eropa
-
Viral Budi Arie Singgung Perubahan Politik Sebelum 2029, Kepala Bakom Qodari Ogah Beri Tanggapan
-
Gara-gara HP Hilang, Anak Sekap Ibu Kandung di Deli Serdang