Suara.com - Banyak pasangan yang menunda menikah lantaran biaya yang dibutuhkan cukup besar. Padahal, pernikahan bisa diselenggarakan sederhana dengan budget yang tak sampai membuat kantung meronta.
Seorang wanita mengungkapkan rincian biaya pernikahannya dengan sang suami yang hanya menghabiskan sekitar Rp2 juta. Hal tersebut ia bagikan dalam video singkat yang dibagikan melalui akun TikTok @/nityyya.
Pernikahan bersama sang suami itu ia lakukan secara sederhana di KUA. Untuk baju pengantin yang ia kenakan dibanderol dengan harga Rp200 ribu sedangkan hijab miliknya seharga Rp350 ribu.
Ia juga membuat kalung sendiri sehingga mampu menghemat budget. Untuk riasan wajah, ia menggunakan jasa dengan harga Rp250 ribu.
Sedangkan untuk sang suami, penampilannya pun cukup sederhana. Pasalnya, suami wanita ini mengenakan baju yang sudah ada di rumah tanpa membeli baru.
Akad pernikahan yang dilakukan di KUA pun gratis karena ia menikah di hari kerja, yakni Kamis. Wanita ini juga menyebutkan pernikahan di KUA yang diselenggarakan pada akhir pekan akan dikenakan biaya sebesar Rp600 ribu.
Biaya fotografer pun cukup hemat karena ia mendapatkan diskon dari temannya. Momen hari bahagia itu bisa dipotret dengan membayar Rp500 ribu saja.
Setelah akad selesai, wanita ini pun makan bersama keluarga di restoran terdekat. Biaya yang mereka habiskan untuk acara makan bersama ini adalah Rp1,2 juta.
"Cincin, mas kawin, tergantung kesanggupan kalian aja ya," tulisnya di akhir video.
Baca Juga: 3 Jenis Penyesalan yang Sering Dialami Pasangan Nikah Muda, Pertimbangkan!
Unggahan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Ya Allah pengen nikah di KUA, terus umrah bareng suami," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Sumpah, masih jarang banget yang melek buat kehidupan selanjutnya setelah nikah, karena lingkup kehidupan gue banyak yang masih gede gengsi," ujar warganet ini.
"Mau nikah kayak gini, tapi tanggapan tetangga dan teman pasti beda," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Minggu (16/10/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 300 ribu kali di TikTok.
Berita Terkait
-
Jokowi dan Sejumlah Menteri ke Pendopo Agung Royal Ambarrukmo, Persiapan Nikah Kaesang-Erina Gudono?
-
Ustaz Felix Siauw Sebut Wanita Lebih Baik Tak Nikah daripada Salah Orang, Netizen: Lebih Baik Dicekik dan Dibanting!
-
Pengantin Ini Bandingkan MUA Pilihan Sendiri vs Mertua, Warganet: Pura-Pura Kesurupan Aja
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris
-
Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi
-
Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner
-
Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan