Suara.com - Masyarakat Indonesia banyak yang gandrung dengan apapun yang berbau Korea, mulai dari film atau drama korea alias drakor, artis korea, hingga kulinernya.
Tak heran bila di Indonesia makin banyak bermunculan kuliner khas Korea selain kimchi, seperti Tteokbokki, Kimbap, dan Ramyun (mie khas Korea).
Nggak cuma itu, ragam roti khas Korea yang menggoda selera juga cukup disukai masyarakat Indonesia, di antaranya, Korean garlic cheese bread, Korean Sweet Potato Bread dan masih banyak lagi.
Melihat tren tersebut, Lotte Grosir sebagai perusahaan afiliasi dari Lotte Group asal Korea yang pertama melakukan penetrasi pasar dalam industri ritel di Indonesia baru-baru ini meluncurkan Food Innovation Lab yang di Lotte Grosir Pasar Rebo.
Food Innovation Lab merupakan tempat research development dan training centre para Chef Lotte di Indonesia yang mengkhususkan diri dalam pengembangan produk olahan resep makanan tradisional Indonesia, Jepang dan khususnya Korea.
Para chef yang berada di Indonesia tersebut dikirim lagnsung ke Pusat Inovasi Makanan Korea untuk diberikan training khusus yang dipimpin langsung oleh Chef Kang Leo yang merupakan Head The Centre for Food Innovation Lab di Korea.
Chef Kang Leo juga dikenal sebagai Star Chef di Korea Selatan yang mendapatkan popularitas sebagai juri dalam Program “Master Chef Korea” yang juga memiliki visi dan misi untuk mengembangkan produk ready to eat makanan khas Korea yang akan dipasarkan di Indonesia melalui hipermarket dan grosirnya itu.
Pertengahan Oktober ini, Chef Kang Leo mengunjungi Jakarta secara langsung untuk mengajarkan mengolah resep makanan Korea, mulai dari proses memasak sampai cara pengembangan produk.
"Saya sangat yakin dengan adanya Food Innovation Lab dapat menjadi tombak inovasi produk makanan cita rasa khas Korea di Indonesia. Kehadiran saya di Indonesia juga untuk memberikan inspirasi makanan dengan cita rasa Korea asli yang disesuaikan dengan cita rasa Indonesia, sehingga dapat diterima oleh masyarakat," terang Chef Kang Leo dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Sensasi Makan Baru! Mencoba Live Cooking Teppanyaki Jepang yang Seru dan Penuh Atraksi
Hasil kreasi chef dari Food Innovation Lab juga dijual di kafe bernama Chef Recipe yang dapat dinikmati langsung oleh para customer.
Chef Recipe berada persis di depan Food Innovation Lab yang berlokasi di Lotte Grosir Pasar Rebo. Nama kafe Chef Recipe sendiri mempunyai arti yg kafe yang menghadirkan cita rasa Chef, dengan kualitas terjamin.
Customer yang datang ke Chef Recipe pun dapat melihat langsung pembuatan produk yang dijual dengan harga yang terjangkau.
”Food Innovation Lab ini merupakan satu-satunya research development & training center yang dimiliki perusahaan retail di Indonesia. Kami akan memperkenalkan produk unggulan melalui Food Innovation Lab dan memimpin pasar ready to eat di Indonesia serta dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia kedepannya," terang Evi Lionawan, Marketing Director Lotte Mart & Lotte Grosir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan