Suara.com - Dua produk TRESEMME dry shampoo atau sampo kering Unilever yang ditarik dari Amerika dan Kanada karena mengandung benzena, zat penyebab kanker, diketahui memiliki izin edar BPOM RI (Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia).
Sampo kering TRESEMME dengan izin edar BPOM RI, merupakan 2 dari 19 produk sampo kering yang ditarik secara mandiri oleh Unilever Amerika, yang dibenarkan BPOM Amerika Serikat yakni FDA.
"Kedua produk yang ternotifikasi tersebut memiliki nama yang berbeda (di Indonesia) dengan produk yang ditarik di Amerika Serikat," ujar BPOM RI, melalui keterangan yang diterima Suara.com, Kamis (27/10/2022).
Adapun kedua produk yang memiliki izin BPOM RI itu pertama, yakni TRESEMME Dry Shampoo Volumizing, ternotifikasi di BPOM dengan nama TRESEMME Volume Clean Dry Shampoo, dengan nomor notifikasi NE51221000008.
Kedua, TRESEMME Dry Shampoo Fresh and Clean, ternotifikasi di BPOM dengan nama TRESEMME Fresh Clean Dry Shampoo dengan nomor notifikasi NE51221000007.
Meskipun begitu, BPOM mengatakan hingga saat ini kedua produk yang memiliki izin edar di Indonesia itu, belum pernah diimpor ke Indonesia. Hal ini sesuai data importasi produk yang diterima BPOM RI.
"BPOM menyatakan bahwa seluruh kosmetika yang ditarik dari peredaran di Amerika Serikat, tidak beredar secara resmi di Indonesia," tegas BPOM.
Apalagi berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 23 Tahun 2019 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika, yang diubahb jadi Peraturan BPOM Nomor 17 Tahun 2022, benzena merupakan bahan yang dilarang digunakan dalam kosmetika.
Perlu diketahui benzena adalah bahan kimia yang banyak ditemukan di cat, lem, deterjen, asap rokok, hingga kapur barus. Benzena menguap ke udara dengan sangat cepat. Benzena bekerja dengan mengacaukan kerja sel dalam tubuh.
Baca Juga: Penarikan Obat Sirop Dilarang Bagi Anak-Anak, BPOM Bandar Lampung Ungkap Hal Ini
Benzena juga berpotensi merusak sistem kekebalan tubuh dengan mengubah kadar antibodi dan menyebabkan hilangnya sel darah putih.
Di sisi lain, BPOM juga menjelaskan bahwa cemaran Benzen pada sampo diduga berasal dari propelan. Sedangkan propelan adalah bahan pendorong yang dibutuhkan produk bentuk aerosol untuk mendorong isi produk keluar dari kemasan dengan tekanan tertentu.
"Bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai propelan antara lain gas yang dicairkan seperti turunan fluoroklorometana, etana, propana, butana, dan pentana, atau gas yang dimampatkan seperti karbon dioksida (CO2), Nitrogen (N2), dan Nitrosa," jelas BPOM.
"Senyawa Benzen yang terbentuk akibat reaksi kimia ini terurai menjadi senyawa yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia termasuk menyebabkan kanker," sambung BPOM.
Selanjutnya, BPOM menegaskan akan terus memantau isu benzena dalam kosmetik, termasuk berkoordinasi dengan kementerian pakar, akademisi, asosiasi, dan lintas sektor terkait baik di tingkat nasional maupun internasional.
Berita Terkait
-
9 Bedak yang Tidak Bikin Muka Abu-abu dan Awet Tahan Lama, Sudah BPOM
-
Sabun Cuci Muka Sombong Apakah Sudah BPOM? Intip Fakta dan Harganya
-
2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu
-
Apakah Lipstik Timephoria Sudah Halal dan BPOM? Ini Statusnya dengan 3 Varian Paling Tahan Lama
-
Aturan Label Gizi Baru BPOM Dikritik, FAKTA Indonesia Sebut Ada Standar Ganda
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek