Namun, di periode Abad Pertengahan, orang-orang muda akan menipu atau trick or treat seperti yang saat ini dikenal. Anak-anak akan berdandan dan bernyanyi, menari, atau membacakan puisi untuk menerima, makanan, anggur, atau uang dari orang lain.
5. Jack-o'-lanterns mewakili lentera dari semangat yang hilang dari Stingy Jack
Seperti yang diketahui, Jack-o’-lanterns merupakan labu oranye yang diukir membentuk wajah sehingga menjadi ciri khas saat perayaan Halloween. Rupanya, labu oranye ini juga memiliki sejarah sendiri.
Menurut cerita rakyat Irlandia kuno, Stingy Jack duduk untuk berbagi minuman dengan Iblis. Jack dan iblis memiliki sebuah kesepakatan. Namun, karena kesepakatannya dengan Iblis, Tuhan tidak mengizinkan Jack masuk surga, dan Iblis berjanji untuk tidak mengambil jiwa Jack.
Iblis lalu memberi Jack batu bara yang menyala untuk menerangi jalannya. Jack memasukkan mantel itu ke dalam lobak berukir, dan dari situlah jack-o'-lantern berasal.
6. Dapat membuat anak menjadi jahat
Perayaan Halloween dinilai dapat membuat seorang anak tidak bisa mengevaluasi diri sendiri. Bahkan, hal ini membuat anak tidak merasa jika dirinya dikenali dan diamati orang lain. Studi menemukan bahwa anak-anak bertopeng antara 9 dan 13 lebih mungkin untuk mengambil permen dalam jumlah besar dibandingkan yang tidak bertopeng. Hal ini yang dapat memicu anak untuk menjadi jahat.
7. Menjadi waktu untuk mencari pasangan
Dikatakan, perayaan Halloween juga menjadi waktu untuk mencari pasangan. Pada tahun 1700-an, koki Irlandia akan mengubur cincin di salah satu hidangan mereka dengan harapan siapapun yang menemukannya akan menemukan cinta sejati di tahun mendatang. Sementara itu, pada perayaan ini, wanita muda juga akan melemparkan kulit apel ke atas bahu mereka pada Halloween dengan harapan bahwa kulit apel akan mengeja inisial calon suami mereka.
Baca Juga: 5 Rumor Penyebab Tragedi Halloween Itaewon, Nessie Judge Beri Penjelasan
Berita Terkait
-
Bukan Hantu Menyeramkan! Ini Alasan "Aggie and the Ghost" Begitu Lucu
-
5 Film Horor Klasik Terbaik Sepanjang Masa, Tak Kalah dari yang Modern
-
Unik! Dhika Himawan Hamil, Brandon Salim Umumkan Lewat Kostum Halloween
-
Kocak! Amanda Manopo dan Kenny Austin Cosplay Jadi Sumo hingga Mario Bros
-
Heidi Klum Jadi Medusa untuk Halloween 2025, Ular di Kepalanya Bergerak!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja
-
Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja
-
Sumatra Dikepung 2.894 Hotspot! Prabowo Turun ke Riau Pimpin Penanganan Karhutla
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Finansial PMI
-
Mengapa Nasi Cepat Kering di Bagian Atas Rice Cooker? Ini Penyebab dan Solusinya
-
AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690
-
Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade
-
Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas
-
Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Puji Mental Pemain