Suara.com - Pasangan suami istri Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terlihat kompak mengenakan pakaian serba hitam dalam sidang hari ini, Selasa (1/11/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Pada kesempatan ini, Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo terlihat mengenakan kemeja dan celana panjang berwarna hitam.
Sedangkan terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Putri Candrawathi, terlihat mengenakan baju dan blazer dipadu celana warna hitam.
Penampilan keduanya lantas menjadi perhatian publik, terutama saat keduanya terlihat saling bersalaman dan berpelukan ketika bertemu di dalam ruang sidang.
Bukan cuma itu, warna baju mereka yang serba hitam ini juga terlihat kontras dengan keluarga mendiang Brigadir J, yang hadir menjadi saksi dalam sidang kali ini. Di mana, sejumlah saksi yang merupakan keluarga Yosua kompak mengenakan pakaian warna putih.
Psikologi warna hitam, menurut Lofficiel juga sering berarti bahwa orang tersebut memiliki keinginan dan kebutuhan untuk memulihkan kekuatan mereka sendiri.
Penelitian dalam psikologi warna juga menunjukkan bahwa preferensi untuk warna hitam menunjukkan pengakuan dan kekuatan, dan seseorang yang lebih suka memakai warna hitam menganggap dirinya sangat serius.
Karena sifatnya yang ambisius, orang-orang ini ingin melindungi diri mereka sendiri dari semua potensi kritik dan rasa sakit yang bisa datang dalam kehidupan mereka. Orang yang mengenakan serba hitam sering menjadi impulsif, tetapi pada saat yang sama sangat sensitif.
Penampilan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi ini tentu mendapatkan beenagai komentar dari warganet. Salah satunya yang tampak di Instagram @mimi.julid.
"King and Queen drama Indonesia," kata @acepxxxxx.
"Ini anggota Teletubbies ya, kok pake warna hitam?," tanya @dianxxxxxx.
"Masih bisa berpelukan bestie, aman sekali," tulis @reiixxxxxx.
Berita Terkait
-
Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Kampus Apa? Dapat Beasiswa, Bisa Kuliah dari Penjara
-
Kondisi Terkini Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Kembangkan Ekosistem Emas Terintegrasi untuk Masa Depan Indonesia
-
Prabowo Didesak Banyak Mendengar, Bukan Umbar Retorika Kosong Lewat Monolog
-
PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW
-
500 Ribu Lebih Investor Buang Saham RANS, Harganya Makin Anjlok
-
5 Serum Alpha Arbutin untuk Mencerahkan Wajah dan Flek Hitam Sesuai Review Pengguna
-
DPR Prihatin Rektor Unsoed Kena OTT KPK: Kampus Itu Meritokrasi, Bukan Ruang Transaksi
-
BRI dan Pegadaian Sinergikan Ekosistem Emas untuk Indonesia
-
BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional
-
BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai
-
Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi