Suara.com - Setelah memutus kemitraan dengan Kanye West atau Ye bulan lalu karena ujaran anti-semit sang rapper, brand Adidas mengatakan masih berencana untuk menjual desain Yeezy, hanya saja dengan nama yang berbeda.
Dalam siaran pers 25 Oktober, perusahaan mengatakan akan "mengakhiri produksi produk bermerek Yeezy dan menghentikan semua pembayaran kepada Ye dan perusahaannya."
"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Adidas adalah pemilik tunggal dari semua hak desain yang terkait dengan produk yang ada, serta colorways sebelumnya dan baru di bawah kemitraan," kata Chief Financial Officer Adidas Harm Ohlmeyer, dikutip dari CBS News.
"Kami bermaksud untuk menggunakan hak-hak ini sedini 2023," lanjutnya.
Produk Yeezy menghasilkan hampir 2 miliar USD dalam penjualan tahun lalu untuk Adidas yang menyumbang 8% dari total penjualan perusahaan, menurut Morgan Stanley.
Lini Yeezy juga membantu Adidas mendapatkan ruang rak di pengecer besar dan membawa pelanggan baru ke toko yang membeli barang dagangan Adidas lainnya.
Mengakhiri kemitraan ini membuat Adidas rugi lebih dari 250 juta USD dan kehilangan pendapatan 500 juta USD, kata perusahaan itu.
Namun, dalam panggilan pendapatan kuartalan hari Rabu, Ohlmeyer mengatakan akan menebus kerugian tersebut dengan terus menjual produk tanpa biaya tambahan yang menyertai kemitraan.
"Kami akan menghemat lebih dari 300 juta euro terkait pembayaran royalti dan biaya pemasaran," katanya. "Ini akan membantu kami untuk mengkompensasi sebagian besar dampak atas dan bawah pada tahun 2023."
Baca Juga: Kembali ke Instagram, Kanye West Mengaku Kehilangan 2 Miliar Dolar dalam Sehari
Kanye West mendesain lini Yeezy dalam kemitraan dengan Adidas yang dimulai pada tahun 2015 dengan sepatu Boost 750. Sejak komentar anti-semitnya, penyanyi itu telah dijatuhkan oleh beberapa merek lain yang bermitra dengannya, termasuk GAP dan Balenciaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!