Suara.com - Jessica Iskandar kembali membagikan kabar kondisi kesehatannya menurun. Kali ini, ibu dua anak itu mengaku mengalami masalah kesehatan radang batuk, demam, dan pusing.
Hal itu ia sampaikan melalui unggahan Insta Story di media sosial Instagram pribadinya. Awalnya, Jessica Iskandar meminta doa segera disembuhkan dari penyakit yang ia derita
"Tuhan, sembuhkan aku dari sakit ini amen," tulis Jessica Iskandar, Senin (14/11/2022).
Saat seseorang bertanya apa penyakit yang diderita Jessica, perempuan berusia 34 tahun itu pun menjawab apa yang tengah ia alami.
"Radang batuk demam dan pusing," balas Jessica, yang ia bagikan ulang dalam sebuah tangkapan layar.
Demam dan pusing yang dialami Jessica Iskandar termasuk gejala dari radang tenggorokan atau faringitis. Penyakit itu dapat terjadi akibat infeksi bakteri maupun virus.
Selain demam dan pusing, gejala lain yang sering terjadi juga seperti nyeri tenggorokan, gatal di tenggorokan, sulit menelan, nyeri kepala, hingga bengkak di leher depan.
Dikutip dari Alodokter, pengidap faringitis disarankan untuk menghindari konsumsi makanan tinggi minyak, pedas, dan mengandung es. Selain itu juga perlu perbanyak konsumsi makanan hangat seperti sup kaldu hangat.
Agar tidak menularkan ke orang lain, Jessica Iskandar sebaiknya tidak berbagi alat makan dengan anak, suami juga anggota keluarga lain.
Baca Juga: Ambil Job Nyanyi di Papua Saat Lagi Bangkrut, Jessica Iskandar Dikalungi Ratusan Ribu Rupiah
Sementara itu, batuk pilek juga terjadi karena infeksi virus ringan di saluran napas atas, yakni hidung dan tenggorokan. Infeksi virus itu menyebar langsung lewat percikan lendir dari saluran pernapasan m atau secara tidak langsung mealui tangan.
Gejalanya, seperti bersin, hidung tersumbat, suara serak, tenggorokan gatal dan nyeri, demam, nyeri kepala, mata berair, berkurangnya daya penciuiman dan pengecepan, merasa ada tekanan di wajah dan telinga, nyeri telinga, hilang nafsu makan.
Pada kasus batuk pilek itu disarankan untuk istirahat 7-9 jam per hari, konsumsi makanan yang kaya serat dan rendah lemak, minum banyak air putih untuk mengganti cairan yang hilang akibat terus menerus mengeluarkan ingus atau pun badan sering berkeringat.
Konsumsi permen yang mengandung menthol dan kumur dengan air garam hangat juga bisa alternatif. Serta konsumsi suplemen zinc dan Vit C.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi
-
Tak Hanya Bersih Mengilap, Peralatan Makan Juga Perlu Bebas Residu Kimia
-
Kenapa Baterai Smartwatch Cepat Habis? Ini 5 Cara Menghematnya agar Tahan Lama