Suara.com - Aktivitas seksual tentu jadi salah satu kegiatan penting dalam hubungan suami istri. Hubungan intim juga bisa menjadi cara untuk membuat hubungan cinta semakin romantis dan harmonis.
Meskipun hubungan intim bukan satu-satunya hal utama yang menentukan kebahagiaan dalam berumah tangga, setidaknya bisa menjadi tolak ukur apakah pernikahan masih berjalan mulus atau tidak.
Dikutip dari Prevention, berikut lima tanda hubungan intim terasa menyenangkan bagi pasangan.
1. Merasa nyaman dengan tubuh
Dalam penelitian oleh University of Texas terhadap wanita berusia 18 hingga 49 tahun, mereka yang mendapat skor tertinggi pada skala citra tubuh juga paling puas secara seksual.
Salah satu alasannya karena tidak memikirkan ukuran paha atau perut. Tetapi jadi mengalihkan perhatian dari sensasi kenikmatan saat berhubungan seks. Pada gilirannya, hal itu dapat memengaruhi hal-hal seperti pelumasan dan kemampuan untuk mencapai orgasme.
2. Tidak takut untuk meminta apa yang diinginkan
Terapis seks bersertifikat Aline Zoldbrod, PhD., mengatakan bahwa seks yang baik bisa diartikan tentang bisa merasakan hubungan intim yang didambakan. Hal itu bisa dirasakan dengan berani menyampaikan keinginan seksual kepada pasangan.
3. Terkadang ingin menjadwalkan waktu berhubungan
Baca Juga: Nikita Mirzani Minta Pasangan Rutin Skrining untuk Cegah Penyakit Kelamin, Emang Apa Aja Tesnya?
Banyak orang merasa bahwa seks harus muncul dari nafsu yang spontan. Sebenarnya tidak juga harus begitu.
"Kecuali Anda menjalani kehidupan yang santai dan anak-anak sudah dewasa dan tidak tinggal satu rumah. Saya pikir menjadwalkan seks adalah ide yang bagus," kata Zoldbrod.
Bagi yang masih memiliki anak kecil, ia menyarankan untuk menjadwalkan waktu berhubungan seksual. Sebelumnya, bawakan anak-anak makan malam dan taruh mereka di tempat tidur.
4. Tidak menghitung berapa kali berhubungan seksual
Apakah melakukannya beberapa kali seminggu atau sebulan sekali, berfokus pada angka bukanlah cara yang bagus untuk menilai kehidupan seks, kata Kristin Zeising, PsyD, seorang terapis seks bersertifikat di San Diego.
5. Berhubungan intim bukan karena kasihan
Melakukan seks karena kasihan dengan pasangan bukan ide baik. Menurut Zoldbrod, seks karena belas kasihan kadang-kadang dapat diterima. Tetapi diet yang stabil dapat menahan libido Anda dengan melatih otak untuk menganggap seks sebagai tugas. Tidak apa-apa menolak pasangan dengan cara yang baik jika memang tidak sedang ingin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan