Suara.com - Setelah pergi ke Qatar untuk menyaksikan Piala Dunia 2022, Raffi Ahmad kerap kali membagikan momen saat dirinya menonton pertandingan sepak bola secara langsung di lapangan.
Baru-baru ini, Raffi Ahmad mengunggah keseruan dirinya menonton sepak bola bersama sang putra, Rafathar Malik Ahmad. Dalam video yang dibagikan, Raffi Ahmad dan Rafathar menonton pertandingan antara Jepang melawan Jerman.
Rafathar kala itu mendukung Jerman, sedangkan Raffi Ahmad Jepang. Namun, justru yang memenangkan pertandingan adalah Jepang dengan skor 2-1.
“Japan menang 1-2 dari German Hahahaha. Rafathar kalah !!! Cium papa 10 x !!! Congratz Japan,” tulis Raffi Ahmad dalam caption unggahannya, Rabu (23/11/2022).
Lucunya, setelah Jepang menang, Raffi Ahmad sangat heboh. Ia juga justru menggoda Rafathar karena mendukung tim kalah. Ekspresi Rafathar juga terlihat datar melihat tim yang didukungnya itu kalah. Namun, beberapa kali Rafathar juga tersenyum melihat ayahnya yang sangat heboh.
“Weee Jepang menang, woooo, cium dulu 10 kali, A kalah ya,” ujar Raffi Ahmad kepada Rafathar.
Video singkat itu menuai banyak perhatian warganet. Beberapa mengomentari keseruan Raffi Ahmad dan Rafathar menonton bola bersama.
Meski demikian, rupanya menonton bola bersama anak ini bukan hanya memberikan keseruan saja loh. Menyaksikan pertandingan sepak bola bersama anak seperti Raffi Ahmad dan Rafathar ternyata dapat memberikan berbagai manfaat luar biasa.
Melansir laman Motherhoodtherealdeal, beberapa manfaat menyaksikan pertandingan sepak bola bersama anak di antaranya sebagai berikut.
Baca Juga: Lampaui Messi, Cristiano Ronaldo Jadi Pemain Pertama yang Cetak Gol di Lima Edisi Piala Dunia!
Memperkuat ikatan
Mengajak anak menyaksikan pertandingan sepak bola merupakan salah satu cara untuk memperkuat hubungannya dengan orang tua. Peneliti menemukan, orang tua yang melakukan aktivitas bersama dengan anak, ini akan memberikan efek positif. Selain itu, ini juga mengembangkan keterampilan sosial serta meningkatkan harga diri anak.
Mengurangi risiko sikap buruk anak
Menyaksikan sepak bola bersama, akan mengajarkan anak melatih mengontrol sikap buruknya. Anak juga akan mempelajari kontrol impuls yang bagus. Dengan begitu, anak akan terhindar dari berbagai sikap buruk.
Meningkatan kesehatan mental
Ketika mengajak anak menonton sepak bola bersama ini akan membantu meningkat kesehatan mentalnya. Menyaksikan sepak bola akan membantu anak bertemu banyak orang. Selain itu, anak akan merasa euforia dan antusias dari suasana lapangan yang membuat suasana hati menjadi lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas