Suara.com - Ajang tahunan yang dinantikan para pecinta buku atau pecandu buku Big Bad Wolf Indonesia atau BBW 2022 kembali digelar di ICE BSD, Tangerang, Banten dengan aneka diskon fantastis 50 hingga 90 persen.
Meskipun harga yang ditawarkan buku internasional dan buku Indonesia cenderung di bawah rerata, tapi masih ada kiat berburu buku murah di BBW 2022 yang bisa dipraktikkan.
Perlu diketahui di BBW 2022 tersedia 50.000 judul buku baru dari jutaan buku dalam negeri dan luar negeri. Ditambah menurut Presiden Direktur Big Bad Wolf Indonesia, Uli Silalahi setiap 2 hari sekali ada buku baru yang baru tiba di BBW 2022.
"Karena kita ada shipping itu akan datang kurang lebih 2 hari. Setiap dua hari ada 2 kapal yang hadir ada yang dari Kanada, ada yang dari Amerika Serikat (US) dan Inggris (UK), buku baru itu minimal 2 hari sekali ada buku yang baru," jelas Uli saat konferensi pers di ICE BSD City Hall 9 dan 10, Tangerang, Banten, Kamis (24/11/2022).
Berikut ini tips berburu buku murah di BBW 2022, menurut Uli yang bisa diterapkan:
1. Membayar dengan Kartu Bank
Meski BBW bisa menerima pembayaran cash, tapi dengan memakai kartu bank dengan logo apapun akan mendapat tambahan diskon 5 persen. Sehingga bila mendapat diskon 90 persen harga buku, maka diskon menjadi 95 persen.
2. Perhatikan Paket Buku di Customer Service
Buku yang banyak diburu dalam berupa bundle tujuannya, umumnya ditujukan bagi pecandu buku yang ingin mengoleksi secara lengkap, dan bundle buku ini tersedia dan dipajang di customer service. Ditambah, dalam bentuk bundle harga buku akan jauh lebih murah.
Baca Juga: Sering Beli Buku Tapi Tak Dibaca dan Cuma Jadi Pajangan, Boleh Gak Sih?
"Dan dilihat itu suka ada paket-paket gratis, bisa dilihat di customer service, bisa mengetahui, tapi ada program setiap harinya," ungkap Uli.
3. Melihat dengan Santai dan Perlahan
Lantaran bazaar terdiri dari tumpukan buku yang menggunung, dan tidak disediakan katalog, maka Uli menyarankan untuk mencari buku dengan santai dan perlahan. Apalagi ada beberapa buku klasik luar negeri dan di dalam negeri yang banyak diburu.
"Tips yang penting pelan-pelan lihatnya, kadang buku yang ini, itu buku di sana, kalau perlu diambil-ambil dulu aja. Nanti kita kembalikan lagi, karena kan tempatnya agak jauh dari ujung ke ujung,"
"Nggak apa-apa nanti kita sediakan tempat kalau tidak jadi dipakai (dibeli), nggak apa-apa taruh di pojokan, tapi tetap kalau ada bundel, diambil dulu aja, karena bisa tetiba nggak ada itu buku," sambung Uli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung