Suara.com - Nama Raffi Ahmad dikaitkan dengan acara silaturahmi relawan Jokowi bertajuk Gerakan Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno (GBK). Belakangan diketahui penyelenggaranya adalah Rans Entertainment yang digawangi Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Tak main-main, bahkan acara politik itu disiarkan secara langsung di kanal YouTube Rans Entertainment, pemilik 24,5 juta subscribers. Ini karena Rans Entertainment bertindak sebagai event organizer berlangsungnya acara tersebut.
Hasilnya perusahaan media kreatif itu dituduh mendapat suntikan dana dari para politikus yang terlibat di acara tersebut, dan membuat netizen tidak terima. Bahkan berdasarkan pantauan suara.com, Selasa (29/11/2022) beberapa kali nama Raffi Ahmad dan Rans Entertainment trending topic di Twitter.
"Agak ada gila-gilanya nih, masa Rans Entertainment dituduh ada peran suntikan dana padahal kan platform digital punya aa Raffi Ahmad," ungkap @Kirana9696.
"Ada aja orang-orang yang kayak gini, tapi di Rans Entertainment itu kita kerja seperti keluarga orang-orang nya baik dan profesional semua," sambung @cervmai.
Akibat polemik ini, banyak yang penasaran mengapa selebriti bisa menggerakan masyarakat, bahkan selebriti bisa memesona banyak orang, kenapa bisa seperti itu ya?
Mengutip Live Science, alasan masyarakat memperhatikan selebriti tidak lepas dari karakter manusia sebagai makhluk sosial, sehingga cenderung memperhatikan orang di sekitarnya, dan keberadaan selebriti dipengaruhi media dan teknologi.
"Dalam masyarakat kita, selebriti bekerja seperti narkoba. Sehingga pemuja atau pengguna selebriti ini ada di mana-mana, karena mereka mudah dipengaruhi," ujar Psikolog HVS Executive Search, James Houran.
Situasi ini kuat dengan kemudahan masyarakat mengakses berita dan gosip selebriti. Apalagi di masa teknologi sudah sangat canggih, dan internet berkembang pesat sehingga gosip maupun berita menyebar dengan sangat cepat.
Baca Juga: Acara Relawan Jokowi 'Digebuk Ramai-ramai' Netizen hingga Politikus PDIP, Pengamat: Mungkin Karena..
Psikolog University of Michigan, Daniel Kruger mengatakan masyarakat umumnya cenderung mempelajari apa yang dilakukan orang dengan status tinggi, dianggap sebagai contoh kesuksesan dan ingin mengikuti jalan mereka.
"Bisa juga karena alasan politis, yaitu apa yang dilakukan orang dengan status tinggi, bisa lebih mudah mengarahkan masyarakat sosial," ungkap Kruger.
Akibat pengaruhnya yang besar, akhirnya selebriti ini dijadikan secara agen pemasaran. Ini jadi cara yang efektif, karena fans sebagai pembeli produk akan merasakan kedekatan khusus dengan selebriti, karena menggunakan produk tersebut.
"Ini strategi pemasaran yang cerdas," sambung Kruger.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Bisa Jadi Bintang Timnas, Rizky Ridho Bongkar Rahasia Masa Kecilnya: Main Bola di Gang Sempit!
-
5 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan
-
Terpopuler: Niat Puasa Qadha Ramadan, Sepatu Lari Ortuseight Senyaman Hoka
-
5 Bedak Waterproof yang Tahan Keringat untuk Usia 55 Tahun, Wajah Jadi Lebih Muda
-
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Januari 2026: 4 Zodiak Dapat Bonus Besar di Tanggal Tua
-
7 Rekomendasi Sunscreen SPF 50 untuk Usia 55 Tahun Ke Atas
-
5 Sunscreen Lokal untuk Cegah Garis Halus dan Kerutan Usia 45 Tahun
-
Prinsip Kunci Manajemen Risiko Berbasis Volatilitas untuk Perdagangan Forex Efektif
-
Day Cream atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Skincare dan Rekomendasinya
-
5 Sunscreen Non Comedogenic untuk Flek Hitam Usia 45 Tahun ke Atas