Suara.com - Irish Bella blak-blakan tidak suka dengan cara pandang agama ibu harus mengurus anak dan ayah mencari nafkah. Menurut Irish Bella tugas orangtua dalam mengasuh anak harus seimbang dan saling membantu.
Inilah sebabnya Irish Bella kerap mengajari Ammar Zoni suaminya untuk memijat sang buah hati, agar ada ikatan bonding antara ayahnya dengan kedua buah hatinya.
"Aku suka ajarin dia (Ammar Zoni) mijit (anak). Jadi menurut aku, parenting bukan semuanya dibebankan seorang ibu. Memang secara agama, ibu yang urus anak ayah mencari nafkah, menurut aku nggak banget," ujar Irish Bella dalam acara Cessa Natural Essential Oil for Baby and Kids di IMBEX BAZAAR, JCC, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Ibu dua anak ini menambahkan, untuk mengurus anak suami harus turut serta, termasuk mendidik dan mengajak anak bermain, tujuannya agar keluarga lebih harmonis dan perkembangan buah hati lebih maksimal.
"Apalagi sekarang zaman semakin modern, menurut aku harus seimbang antara ibu dan ayah, yang ikut sama-sama mendidik anak," ungkap Irish Bella.
Inilah sebabnya, artis kelahiran, Cirebon, 23 April 1996 itu mengatakan Ammar Zoni juga sangat terbuka membantunya mengurus anak. Bahkan Irish mengatakan, ia kerap mengajari suaminya cara memandikan bayi dan sederet urusan anak lainnya.
"Jadi aku suka bantuin suamiku, begini loh mandiin bayi, dia mau mandiin bayi, dia mau bantu pijat-pijat walaupun nggak setiap hari, kadang sambil ngegerutu, tapi tetap ada waktu yang dia kasih," jelas Irish.
Menariknya, mengutip NU Online, Senin (5/12/2022) kedudukan perempuan sangat dihormati dalam islam, sehingga suami tidak bisa seenaknya memerintah istri atau ibunya memasak, mencuci atau pekerjaan terkait kebersihan.
Apalagi mazhab Syafi’iyah, Hanabilah dan sebagian Malikiyah menyebutkan pekerjaan rumah bukanlah kewajiban istri. Sehingga dalam urusan rumah, status istri sekedar membantu suami dan bukan kewajiban.
Baca Juga: 7 Potret Prewedding Pemain Ikatan Cinta, Glenca Chysara dan Rendy John Bakal Segera Menikah
"Jumhur Ulama (Syafiiyyah, Hanabilah dan sebagian Malikiyah) berpendapat bahwa tidak wajib bagi istri membantu suaminya. Tetapi lebih baik jika melakukan seperti apa yang berlaku (membantu)," tulis keterangan dalam kitab al-Mausu’ah al-Fiqhiyah juz 29.
Sehingga jika istri rela mengerjakan semua tugas rumah itu, maka wajib hukumnya suami menjelaskan bahwa tugas itu bukan kewajibannya. Ditambah pemberian nafkah suami tidak ada hubungannya dalam pekerjaan rumah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?