Suara.com - Nakal, berisik, dan pembuat onar, mungkin itulah fakta anak kedua yang sering kita dengar yang menggambarkan kepribadian mereka. Ya, hal ini bahkan telah terbukti secara ilmiah.
Dilansir Wonder Years, sebuah penelitian yang dipimpin oleh Joseph Doyle, seorang ekonom di Massachusetts Institute of Technology (MIT), anak kedua ditemukan menunjukkan perilaku memberontak. Fakta ini lebih pada anak laki-laki kedua.
Apa yang juga ditemukan dalam penelitian ini adalah bahwa sifat perilaku ini sebenarnya dapat dipengaruhi oleh kakaknya. Lagi pula, wajar jika yang lebih muda meniru apa pun yang dilakukan kakak mereka.
“Anak sulung memiliki panutan (orang) yang sudah dewasa. Tapi yang kedua, anak-anak yang lahir belakangan memiliki panutan yang agak tidak rasional seperti anak usia dua tahun (sebagai) kakak mereka,” jelas Doyle.
Kemungkinan faktor lain yang dapat berkontribusi pada sifat perilaku anak kedua termasuk keterlibatan orang tua dan keterlibatan saudara kandung dengan kelompok sebaya yang berbeda.
Tetapi sebelum Anda membiarkan rasa bersalah masuk, tenanglah karena mengetahui bahwa mungkin ini fase yang harus dialami anak kedua Anda selama masa pertumbuhan.
Terlebih, sebenarnya mereka juga memiliki sederet sifat baik yang membuat mereka lebih mudah dicintai. Penasaran? Ini daftarnya.
1. Anak Kedua Anak yang Ulet
Ketika anak kedua lahir dalam sebuah keluarga, sudah ada anak pertama yang menikmati perhatian penuh dari semua orang dalam keluarga, dan akan terus demikian, meskipun mungkin dengan beberapa perubahan kecil.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Ungkap Tujuan Fokus Anda, Ketahui Apa yang Menjadi Pesan Untuk Diri
Dengan itu, anak kedua Anda harus segera belajar mengatasi kebutuhan untuk berbagi cinta dan perhatian ibu dan ayah. Dia kemudian belajar sejak dini bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai keinginannya yang kemudian membantunya mengembangkan ketahanan dan kemandirian – keduanya merupakan keterampilan berharga yang akan dia butuhkan saat tumbuh dewasa.
Dan sebagai orang tua, Anda sangat bangga melihat bagaimana si kecil menjalani hidup dengan penuh percaya diri.
2. Anak Kedua Memiliki Keterampilan Negosiasi yang Hebat
Jika ada satu keterampilan yang akan dikuasai anak kedua selama masa pertumbuhan mereka, itu adalah kemampuan mereka untuk berkompromi dan bernegosiasi. Dan ini terutama terjadi ketika mereka akhirnya menjadi anak tengah!
Bayangkan jumlah waktu yang akan mereka habiskan untuk membuat orangtua dan saudara mereka menyetujui persyaratan mereka atau untuk membuat permintaan mereka diketahui. Ini adalah contoh hidup yang sempurna dari "latihan menjadi sempurna".
3. Anak Kedua Memiliki Tekad Besar
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan