Suara.com - Akhir tahun seakan menjadi waktu yang pas bagi mereka yang ingin lebih berekspresi dan berkreasi. Hal tersebut bisa kamu lakukan salah satunya lewat pilihan busana dengan ragam warna dan keceriaan yang unik, juga menarik.
Hal inilah yang membuat brand fashion retail asal Jepang, Uniqlo kembali berkolaborasi bersama Marni, dalam menghadirkan sederet koleksi Fall/Winter bertema kegembiraan dalam balutan pakaian color block.
Kini, kamu bisa memilih lebih 22 item yang diekspresikan melalui produk Uniqlo yang sangat identik dengan musim dingin, yaitu Heattech, pakaian rajut yang sedang tren dan beragam aksesoris.
Seluruhnya hadir dengan pola dan warna yang berbeda yang dapat di padu padankan satu sama lain seperti ciri khas Marni yang sudah dikenal oleh lebih banyak orang.
"Melalui koleksi ini, saya ingin menelusuri persepsi estetika tahun 60an serta bermain-main dengan klise. Sebagaimana pola sudah menjadi identitas inti dari desain serta bahasa grafis kami," jelas Franscesco Rissco, Creative Director Marni.
Kali ini, lanjut dia, dirinya menuangkan pola-pola psikedelik ke dalam garmen yang secara tegas membentuk tubuh pemakainya, sehingga menciptakan perpaduan misterius antara print dan anatomi yang mendefinisikan siluet.
Kreativitas ini kemudian terlihat dalam paduan layering yang menyatukan graphic print, warna-warna cerah, dan bentuk tiga dimensi organik.
Pada produk Heattech misalnya, Marni menginterpretasikan kembali melalui print psikedelik khas 1960an dan desain color block. Luaran bulu angsa dengan siluet kepompong yang tebal dapat dipadukan dengan rajutan berwarna hijau neon, oranye, dan kuning saffron.
Paduan Heattech dan luaran bulu angsa yang menyelimuti tubuh juga membantumu tetap terasa hangat di musim dingin. Adapula rompi, sweater, dan balaclava yang dirancang menggunakan rajutan popcorn yang sama untuk memastikan pemakainya tetap hangat dari kepala hingga kaki.
Baca Juga: Inspirasi Gaya dengan Kemeja Flanel, Timeless dan Tetap Kece di Berbagai Zaman
Selain sarung tangan dan beanies dalam rajutan senada, koleksi ini juga menampilkan sarung tangan dan stola dalam rajutan kasmir dan mélange. Beragam pilihan produk dalam berbagai macam warna dan pola, membuatmu tidak akan kesulitan mencari hadiah yang tepat untuk musim liburan.
Koleksi ini juga menampilkan syal furoshiki yang 100% terbuat dari bahan sutra dengan pola gaya lukisan tangan yang memanjakan mata.
Selain terasa halus saat disentuh, kemilau dan kelembutan sutra syal furoshiki juga membentuk draping yang indah, serta memberikan sentuhan warna jika dikenakan sebagai aksesori di leher atau aksen gaya rambut.
Furoshiki, atau kain pembungkus tradisional Jepang, telah menjadi bagian penting dari budaya Jepang sejak dulu. Teknik “watermelon wrapping” untuk mengemas benda bulat diinterpretasikan sebagai mini bag untuk barang-barang kecil.
Sementara teknik “flower petal wrapping”, yang membentuk sebuah simpul menyerupai bunga, sangat ideal sebagai pembungkus hadiah bagi seseorang yang istimewa.
"Saya berharap para pelanggan dapat menikmati kualitas dan kreativitas tinggi dari koleksi terbaru ini, serta keahlian yang mereka interpretasikan ke dalam busana sehari-hari," kata Yukihiro Katsuta, Fast Retailing Group Senior Executive Officer dan Head of R&D Uniqlo.
Koleksi Uniqlo dan Marni akan dijual dengan harga mulai Rp149 ribu untuk aksesoris hingga Rp2,499 juta untuk jaket. Koleksi lengkap akan tersedia di Uniqlo.com dan Uniqlo Pondok Indah Mall 3 mulai Jumat, 23 Desember 2022.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan