Suara.com - Yessy, perempuan yang dijuluki "Duta Sertifikat Rumah" belakangan menjadi sorotan setelah rumahnya disambangi Dedi Mulyadi atau Kang Dedi. Dalam akun YouTubenya, mantan Bupati Purwakarta tersebut memperlihatkan kondisi rumah perempuan yang gagal menikah dengan kekasihnya, Ryan Dono tersebut.
Di sana, Kang Dedi sempat terkejut melihat rumah Yessy yang terbilang berantakan dan kotor, hingga menyebutnya 'kapal pecah'. Setelah menasihati perempuan berhijab tersebut, beberapa hari kemudian Anggota DPR RI ini terlihat melakukan sidak ke rumah Yessy.
Tanpa memberi kabar terlebih dahulu, Kang Dedi yang langsung masuk ke rumah Yessy bersama Ibu Kepala Desa, melihat kamar gadis tersebut yang telah berubah. Jika awalnya hanya ditutupi dengan dinding semen tanpa dicat, kini telah berwarna dengan paduan pink dan biru.
Kamarnya jadi terasa lebih terang dan segar, dengan beberapa perabot sudah lebih tertata dengan rapi. Sayanh, masih terdapat beberapa baju yang ditumpuk di kursi, dengan alasan baru saja diangkat dari jemuran.
"Udah rapi, rapi sekarang pak daripada kemarin," ungkap ibu Yessy.
"Udah lumayan, tapi masih ada yang tumpuk-tumpul, dibantuin beres-beres. Ini masih nyimpen digulung-gulung," kata Kang Dedi seraya membereskan cucian di kursi di kamar Yessy.
"Iya ngangkatin jemuran bapak," ucap Yessy.
Setelah melihat perubahan tersebut, Kang Dedi tampak memuji Yessy. Hanya saja, kebiasaan dengan mudah menaruh barang sembarangan dan tidak di tempatnya kata dia harus ditingkatkan lagi.
"Tapi sudah lumayan ininya, kecekatannya yang harus ditingkatkan karena sudah terbiasa 'cul tinggalkeun cul tinggalkeun'," kata dia lagi.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Kuliti Rumah Yessy Lagi, Warganet: Udah Nikahin Aja Pak
Lelaki 51 tahun ini pun mencontohkan dirinya yang sebelum pergi ke rumah Yessy memyempatkan terlebih dahulu untuk mencuci piringnya sendiri yang digunakan untuk sarapan. Sehingga kata dia, saat meninggalkan rumah, rumah pun sudah dalam kondisi bersih dan rapi.
Selain itu, Kang Desi pun bertanya mengenai kebiasaan bangun tidur Yessy. Apakah sudah ikut berubah atau belum, karena sebelumnya gadis tersebut mengaku malas dan sering bangun siang.
"Yessy bangunnya udah jam brapa sekarang?," kata Kang Dedi.
"Tadi subuh udah dibangunin, tapi ga bangun," ucap Yessy jujur.
"Dibangunin setengah 5, iya udah bangun katanya, main hp. Eh ditungguin turun ga turun-turun," tambah ibu Yessy.
Untuk itulah Kang Dedi kemudian kembali menasihati Yessy bahwa tempat tidur dan hp adalah dua godaan yang harus dilawan.
"Nah itu harus dilawan karena tempat tidur itu godaan lho, kalo sudah di tempat tidur, bangun pegang hp, itu pegang hp ga kerasa lho," tambah dia.
Yessy pun mengaju jika akhirnya dia turun dari tempat tidurnya yang berada di atas jam 7 pagi, dan hingga Kang Dedi datang, dirinya belum mandi dan beberes.
"Jadi akhirnya turun jam berapa?," tanya dia.
"Jam 7 pak," ucap Yessy
"Jadi mandinya?," tanya Kang Dedi lagi.
"Belum mandi pak," timpal dia.
"Jadi tetep bangunnya jam 7, belum mandi. Ayo kapan mau berubah?," ujar Kang Dedi.
Karena menurutnya, memiliki rumah bagus itu bukan soal ukurannya yang besar dan kecil, tapi kemampuan penghuninya untuk menata dan merapikan rumah.
"Kamu tuh calon ibu rumah tangga, nanti kalo sudah rajin pasti dapet suami yang baik juga," tutup Kang Dedi.
Berita Terkait
-
Parah Sih! Ambu Anne Mangkel, Ni Hyang Sakit dan Sensitif Dingin, Salahkan Kang Dedi Mulyadi Malah Sering Belikan Es Krim
-
Tampilkan Neng Salmah, Konten Kang Dedi Mulyadi Dinilai Melenceng, Sebut Jadi Alasan Gugatan Ambu Anne Ratna Mustika
-
Nyi Hyang Sakit, Anne Ratna Mustika Diduga Salahkan Dedi Mulyadi: Ngasuh Anak Bukan Hanya Kebutuhan Konten!
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui