Kembang api dapat meledak secara tidak terduga dan bahkan kadang-kadang dapat meledak ke arah yang salah. Juga sulit untuk mengukur dengan tepat seberapa besar ledakan itu, terutama dengan kembang api ilegal. Jika kembang api meledak di tanganmu, kamu bisa kehilangan tangan sepenuhnya.
Terkadang, kamu mungkin menemukan kembang api yang "tidak berguna". Jika ini terjadi, jangan mencoba menyalakan kembali kembang api. Sebagai gantinya, tunggu 20 menit setelah upaya awal, lalu tempatkan kembang api di dalam ember berisi air.
2. Panas Kembang Api Bisa Sampai 500 Derajat Celcius
Tahukah kamu bahwa kembang api membakar lebih dari 500 derajat Celcius? Karenanya, kamu perlu menaga jarak dari kembang api untuk menghindari luka bakar serius. Ingat, setelah kembang api dinyalakan, masih panas! Tunggu 20 menit sebelum membuang kembang api.
3. Dapat Menyebabkan Cedera Serius
Kembang api terkadang tampak tidak berbahaya, tetapi kerusakan yang ditimbulkannya sangat mengkhawatirkan. Kembang api dapat menyebabkan:
- Luka bakar, yang dapat menyebabkan jaringan parut yang luas
- Kehilangan jari
- Amputasi tangan
- Pembedahan dan/atau rawat inap
Bagaimana Menghindari Cedera Kembang Api?
- Patuhi keamanan di petunjuk kembang api
- Awasi anak-anak dan remaja saat menggunakan kembang api
- Jangan pernah menyentuh puing-puing kembang api yang baru; itu panas!
- Masukkan kembang api bekas atau yang tidak berfungsi ke dalam ember berisi air sebelum dibuang
- Kenakan pelindung mata saat menggunakan kembang api di rumah
- Jangan pernah menggunakan kembang api di dalamnya
- Hanya menyalakan satu kembang api pada satu waktu
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar
-
Gempa NTT Ganggu 91 BTS, XLSMART Percepat Pemulihan hingga Tersisa 5 BTS
-
Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang, Lengkap dengan Contoh Soal
-
PK Bapas Luwuk Ikuti Sidang TPP di Rutan Poso, Bahas Pembinaan 19 WBP
-
Udara Pelalawan Tak Sehat, Berbahaya untuk Penderita Asma dan Sakit Jantung
-
Apakah Lampu Ruangan dan Layar Laptop Bisa Memicu Flek Hitam?
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
7 HP Murah Layar AMOLED dan RAM Besar, Spek Lengkap untuk Harian
-
Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi
-
Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri