Suara.com - Tak semua orang cocok dengan makanan kaki lima. Beberapa orang bahkan sampai mengalami sakit perut dan diare saat menyantap makanan yang dijual di pinggir jalan.
Hal tersebutlah yang dirasakan seorang pria bule yang tengah jajan di pedagang kaki lima Indonesia. Momen itu lantas ia bagikan melalui akun TikTok tomfromtx.
Saat itu, seorang warganet memintanya untuk makan seperti orang asli Indonesia. Pria ini pun mengiyakannya meski sebenarnya tak terlalu ingin mencobanya.
Pasalnya ia sudah beberapa kali keracunan makanan dan sakit perut. Pria ini kemudian memutuskan membeli makanan di pedagang kaki lima yang berjualan di pasar lokal.
"Aku sebenarnya tak terlalu ingin mencobanya karena itu hanya sebuah gerobak di tengah pasar lokal. Di sana nggak ada kulkas dan aku sudah keracunan beberapa kali," ujar pria tersebut.
Ia kemudian menunjukkan proses pembakaran lauk tuna yang dibalut dengan daun pisang dan dibakar. Pria ini juga takjub karena pedagang mampu mengambil daun pisang panas dengan tangan kosong.
Pria ini kemudian mencobanya dan sangat suka hingga memutuskan membeli lagi meski rasanya cukup pedas. Keesokan harinya, pria ini merasa sedikit sakit perut setelah bangun tidur.
Unggahan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Ah, nggak keracunan, Bang. Itu mah kepedesan doang," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Syahrini Nyanyi Dengan Pria Bule Viral Lagi, Adegan Pangku Pangkuan Bikin Salfok
Warganet lain ikut berkomentar. "Mencret adalah hal wajib saat mencoba makanan baru," ujar warganet ini.
"Itu namanya mules, Pak. Itu hal biasa kalau udah makan pedas. Oh iya, Pak. Itu pedas doang, nggak beracun, Pak," ujar warganet ini.
Sementara itu, hingga Selasa (3/1/2023), unggahan ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 400 ribu kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan