Suara.com - Kasus Norma Risma dengan Rozy Zay Hakiki yang diduga berselingkuh dengan ibu mertua masih berlanjut hingga saat ini. Kali ini, Rozy Zay Hakiki buka suara mengenai kasusnya tersebut.
Rozy Zay Hakiki membantah tuduhan yang diberikan Norma Risma dalam podcast Denny Sumargo beberapa waktu lalu. Berdasarkan keterangannya, ia dan mertuanya itu tidak berzinah.
Alasan Rozy Zay Hakiki dekat dengan ibu mertuanya itu karena ia merasa nyaman. Bahkan, Rozy Zay Hakiki merasa lebih nyaman dengan mertuanya dibandingkan istrinya sendiri, Norma Risma.
"Bapaknya juga sudah tahu nih, kalau saya punya hubungan lah. Bukan hubungan ya, cuma merasa nyaman sama ibunya," kata Rozy Zay Hakiki dalam video di kanal Youtube Cumicumi pada Rabu (4/1/2023).
Ucapan Rozy Zay Hakiki yang merasa nyaman tersebut lantas menjadi perhatian. Pasalnya, hubungan keduanya dinilai sudah bukan seperti antara menantu dan anak.
Namun, sebenarnya apa yang membuat seseorang merasa lebih nyaman dengan mertuanya sendiri dibandingkan pasangannya?
Psikolog dari Ohana Space, Annisa Mega Radyani., M. Psi., mengatakan, kenyamanan seorang suami kepada ibu mertuanya ini bisa saja terjadi karena beberapa faktor, di antaranya sebagai berikut.
1. Usia
Annisa mengatakan, usia suami yang belum matang bisa saja membuat emosi, pikiran, serta moralnya tidak stabil. Hal ini membuatnya membutuhkan arahan untuk membuat keputusan dari sosok yang lebih dewasa.
“Mungkin bisa jadi kematangan usia. Karena usia remaja akhir terus ke dewasa awal. Usia-usia ini jadi tahap-tahap kematangan seseorang secara emosi, pikiran, moral gitu. Mungkin suami ini masih belum ditahap matang dalam mengambil keputusan sehingga ia membutuhkan kehadiran seseorang yang lebih tua apalagi orangnya mengayomi atau memberikan perhatian yang besar,” jelas Annisa saat dihubungi Suara.com, Kamis (5/1/2022).
Tidak hanya itu, jika suami sering mendapatkan perhatian, ini akan membuatnya merasa menarik dan nyaman. Apalagi, jika orang tersebut memang dari dulu kurang atau bahkan sering mendapatkan arahan dari sosok yang lebih tua.
“Apalagi kalau ia sebelumnya kurang atau sering mendapatkan hal tersebut sehingga ia sangat-sangat membutuhkan arahan dari sosok yang lebih tua,” sambung Annisa.
Suami yang mengemban tanggung jawab sebagai kepala keluarga juga merasa beban ketika mereka belum sepenuhnya matang. Mereka masih menginginkan banyak eksplorasi. Sementara dari sosok yang lebih tua, seperti mertua itu bisa memberikannya hal tersebut. Oleh sebab itu, ia akan merasa nyaman.
2. Kesempatan dari mertua
Rasa nyaman ini juga tidak hanya terbentuk dari menantunya itu, melainkan mertua. Biasanya, mertua memberikan kesempatan untuk menantunya. Bahkan, adanya dorongan seksual dari mertua juga membuatnya sama-sama membutuhkan sehingga menimbulkan perasaan nyaman. Oleh karena itu, mertua akan memberikan perhatiannya yang bisa membuat perasaan nyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot