Suara.com - Belum lama ini beredar foto seorang dokter di bukit dengan berlatar belakang lampu-lampu yang menyala di kegelapan yang disebut kota gaib Saranjana.
Dikutip akun Instagram @nenk_updatee, foto pertama awalnya, tidak ada masalah karena Devi menyebutkan kalau latar belakangnya hanya perbuktian dan lampu-lampu di bangunan rumah. Akan tetapi, dalam foto kedua justru ditemukan kejanggalan.
Foto tersebut langsung menjadi viral dan perbincangan warganet. Pasalnya dalam foto dokter bernama Devi itu, kilauan lampu di latar belakang fotonya justru terlihat seperti sebuah kota.
Hal tersebut membuat warganet berspekulasi kalau kota samar dalam fotonya itu merupakan Saranjana. Diketahui kota gaib Saranjana merupakan sebuah kota yang tidak diketahui lokasinya. Hal ini dipercaya masyarakat Kotabaru kalau kota tersebut gaib dan mistis.
Sementara itu, fotografer Kevin Pramudya Utama memberikan tanggapan mengenai foto Devi yang viral tersebut. Melalui akun Twitter pribadinya, Kevin menjelaskan, cahaya yang dilihat seperti kota itu muncul karena shutter speed kamera yang lambat.
Kondisi shutter speed dengan long exposure sekitar 2-3 detik itu bisa menimbulkan efek cahaya, terutama jika tangan pemotret bergerak.
“Shutter speednya lambat karena long exposure (sekitar 2-3 detik), yang megang tangannya gerak alias gak stabil,” tulis Kevin Pramudya Utama dalam tangkapan layar yang diunggahnya, Minggu (8/1/2022).
Menurut Kevin, Akibat pergerakan tangan pemotret tersebut, itu yang membuat lampu-lampu membentuk bayangan layaknya bangunan. Hal yang menguatkan pemotret menggunakan shutter speed lambat juga terlihat dari subjek yang agak blur. Oleh sebab itu, menurutnya keanehan foto tersebut tidak selalu berkaitan dengan hal mistis.
“Akhirnya lampu-lampu kota di belakang ngebentuk bayangan layaknya bangunan, bukti shutter speed lambat juga terlihat dari subjek yang agak blur, gini aja dikaitin sama hal mistis, hadeh,” sambungnya.
Meski demikian, sebagian warganet justru menyalahkan fotografer satu ini. Menurut beberapa warganet, kota gaib Saranjana itu benar adanya. Bahkan, ada yang mengaku melihat langsung kota gaib tersebut.
Sementara itu, Kevin Pramudya menegaskan, dirinya tidak menyangkal adanya kota gaib Saranjana. Namun, penjelasannya itu dibuat berdasarkan nalar ilmu fotografi.
“Saya tidak denial soal ada tidaknya kota gaib Saranjana, yang jadi fokus saya adalah hasil foto itu bisa dinalar dengan basic ilmu fotografi, segitiga exposure pada khususnya, anyway pelajaran lainnya soal fotografi bisa dibaca di thread-thread saya in, makasih,” pungkas Kevin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM
-
Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam
-
Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review
-
3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Review Luxcrime Foundation Stick: Coverage Tinggi, Ringan, dan Sawo Matang Approved
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
3 Sepatu Diadora Tanpa Tali, Desain Stylish dan Nyaman untuk Aktivitas Sehari-hari
-
5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk Harga Rp200 Ribuan, Ada yang Mirip Skechers
-
3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising