Suara.com - Setelah KDRT yang dilakukan kepada Venna Melinda viral, kini mulai banyak kembali disoroti berbagai sifat buruk mengenai Ferry Irawan. Salah satu hal yang disoroti kembali yaitu ucapan mantan istri, Anggia Novita pada 2021.
Dalam ceritanya kepada Maia Estianty, Anggia Novita mengungkapkan, selama menjadi suaminya, Ferry Irawan menjadi sosok yang kasar. Dikatakan, Ferry Irawan kerap banting pintu saat dirinya sedang marah.
“Banyak sekali ya yang saya alami ya, yang pertama ya dia (Ferry Irawan) juga kasar, kalau misalnya dia marah itu, dulu-dulu dia sering banting pintu,” ucap Anggia Novita dalam video yang diunggah di kanal Youtube Maia ALELDUL TV, Agustus 2021 lalu.
Tidak hanya itu, Anggia Novita juga menuturkan, Ferry Irawan kerap memukul pintu kalau kesal. Lebih parahnya, mantan suaminya itu seringkali mengancam untuk bunuh diri setiap Anggia Novita memintanya untuk pergi.
“Dari dulu dia sering kali ngancem, kan saya bilang ‘kalau kamu enggak suka mendingan kamu pergi aja enggak apa-apa’, dia selalu nangis ‘kamu ngusir saya, kamu tega’, dia mau bunuh diri, dia pergi ke deket jendela kamar,” sambung Anggia Novita.
Anggia Novita mengaku lelah, pasalnya Ferry Irawan seperti anak kecil yang selalu mau dituruti. Suami Venna Melinda itu disebut mudah cemburu dan marah. Hal tersebut yang membuatnya lelah.
Curahan hati Anggia Novita terkait sifat Ferry Irawan tersebut lantas kembali disorot setelah adanya isu KDRT kepada Venna Melinda. Menurut beberapa warganet, sifat Ferry Irawan seperti anak kecil yang selalu mau dituruti sejak dulu.
Bahkan, ada yang menyebutkan Ferry Irawan mengalami gangguan jiwa karena tidak mengubah sifat buruknya sejak dulu.
“Jahat banget yah si Ferry, dasar ODGJ. Mbak Anggi cepet sembuh yah biar penyakit Mbak Anggi pindah,” tulis salah seorang warganet.
Baca Juga: Keji! KDRT hingga Venna Melinda Berlumur Darah, Ferry Irawan: Bukan Saya Pak Polisi
“Kayaknya ada gangguan deh jiwanya,” sahut warganet lainnya.
“Kayaknya Ferry sakit deh klo denger curhatan Mbak Anggi...harus di periksa ke psikiater,” komentar lainnya.
Mengutip Alodokter, gangguan jiwa akan kesehatan mental, sehingga memengaruhi suasana hati, pikiran, dan perilaku seseorang. Biasanya, seseorang akan mengalami berbagai tanda di antaranya sebagai berikut.
1. Perubahan suasana hati
Orang yang alami gangguan jiwa sering mengalami perubahan suasana hati secara drastis. Mereka bisa tiba-tiba berubah menjadi sedih atau sangat bahagia. Bahkan, mereka bisa meninggalkan hal-hal yang sangat disukainya.
2. Gangguan tidur
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
5 Parfum Lokal Tahan Seharian Versi Lifni Sanders, Nggak Perlu Retouch
-
Beda Two Way Cake dan Compact Powder, Mana yang Lebih Bagus?
-
4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run
-
Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi
-
Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
-
Agar Wanginya Tahan Lama, Parfum Sebaiknya Disemprot di Kulit atau Baju?
-
BrookFarm Gelar Almond Run 2026 di GBK, Targetkan Lebih dari 5.000 Peserta
-
5 Panduan Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Benar, Kaki Nyaman Bebas Cedera
-
Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok
-
Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?