“Makanya Fir'aun ditenggelamkan di laut Merah, dimasukkan air dan pasir ke mulutnya sehingga dia tidak bisa meneruskan kalimat tersebut. Fir'aun itu manusia biasa. Tapi, memiliki kekuatan karena bertapa selama 40 tahun,” ungkapnya.
Kiai Husein melanjutkan, ketika itu Malaikat Jibril diperintah oleh Allah swt untuk menemui Firaun yang sedang bertapa. Jibril menyampaikan bahwa Allah memberi rahmat kepadanya dan mengampuni dosa-dosanya serta menjadikannya ahli surga. Namun, hal itu ditolak.
“Malaikat Jibril berkata kepada Firaun, berbahagialah kamu. Kamu dikasihi Allah, dijadikan ahli surga. Lalu, Firaun menjawab bahwa dia tidak ingin surga. Tidak masalah jika masuk neraka. Penting hidup di dunia segala sesuatu yang diinginkan tercapai, seperti panjang umur dan tidak pernah sakit sama sekali,” jelas Kiai Husein.
Setelah itu, Firaun tetap diberikan oleh Allah keistimewaan, yaitu tidak ada yang berani kepadanya. Suatu hari, Firaun bertanya kepada gurunya. ‘Guru, aku sudah seperti ini, tidak ada yang berani. Kira-kira apakah ada yang bisa mengalahkan aku?’
Lalu, sang guru menjawab, 'Fir'aun, meskipun kamu tidak ada yang bisa mengalahkan, tapi kamu harus berhati-hati. Musuhmu masih jauh di langit, di bintang surya'.
Firaun pun bingung, kapan musuhnya itu turun. Sang guru menjawab belum tahu. Saat bintang surya sudah turun, lalu Firaun bertanya kepada sang guru apakah musuhnya sudah turun. Gurunya menjawab, 'musuhmu sekarang sudah turun ke jagad raya, bertempat pada seorang laki-laki dewasa'.
Karena itu pula, Firaun saat itu mengeluarkan aturan untuk membunuh setiap bayi laki-laki yang baru lahir. Namun, atas ketetapan Allah, Nabi Musa yang saat itu baru lahir selamat setelah orang tuanya diminta menghanyutkan anak mereka ke sungai.
Istri Firaun, Asiyah yang ternyata menyelamatkan Nabi Musa dan merawatnya hingga dewasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali