Suara.com - Kasus KDRT yang dilakukan Ferry Irawan sempat heboh sebab beredarnya foto Venna Melinda yang berlumuran darah di bagian hidungnya. Namun, baru-baru ini ibunda Ferry Irawan bernama Hariati memberikan tanggapan mengenai foto Venna Melinda yang bercucuran darah tersebut.
Menurut ibunda Ferry Irawan, pada foto Venna Melinda tersebut hanya terlihat mimisan biasa. Menurutnya, hal ini sangat mirip dengan pengalaman anak-anaknya yang dulu mimisan. Oleh sebab itu, ia melihat Venna Melinda seperti mimisan biasa.
"Pas begitu lihat (foto Venna Melinda berdarah) saya teliti, karena anak saya sering banget mimisan, itu kalau mimisan sampai guru dari sekolah tuh, ini sampai darahnya kental-kental. Saya bilang ini jangan-jangan (Venna) mimisan," ujar Hariati dikutip dari YouTube Cumicumi, Minggu (29/1/2023).
Meski demikian, Hariati menegaskan, dirinya tidak menuduh Venna Melinda. Namun, pernyataan Venna Melinda mimisan biasa ini berasal dari pengamatan berdasarkan pengalamannya.
"Tapi ya saya nggak tahu itu mimisan atau nggak, saya nggak mau suuzon, cuman saya pikir kok kayak mimisan. Saya nggak menuduh ya mba, cuman melihat anak saya sering mimisan gitu,” jelas Hariati.
Terkait mimisan sendiri pada dasarnya bisa disebabkan karena berbagai hal. Mengutip Halodoc, kondisi mimisan ini bisa terbagi menjadi dua, yaitu anterior dan posterior. Berikut penjelasannya!
Mimisan Anterior
Untuk mimisan anterior, biasa terjadi karena adanya kerusakan di pembuluh darah bagian depan hidung. Biasanya, mimisan satu ini terjadi pada satu lubang hidung saja. Penyebab mimisan satu ini biasanya terjadi karena pukulan, serta kecelakaan di bagian hidung. Kebiasaan merokok juga bisa meningkatkan mimisan anterior.
Tidak hanya itu, beberapa penyakit seperti pilek, flu, sinusitis, juga meningkatkan risiko seseorang mengalami mimisan anterior.
Baca Juga: Venna Melinda Tak Ingin Damai dan Mantap Bercerai, Begini Nasib Ferry Irawan di Penjara
Mimisan Posterior
Sementara itu, untuk mimisan posterior terjadi karena adanya kerusakan pembuluh darah di bagian belakang. Kondisi satu ini juga membuat darah tidak hanya mengalir pada satu lubang, tetapi ke tenggorokan.
Berbeda dari anterior, kondisi ini biasa terjadi operasi pada bagian hidung, adanya tumor pada rongga hidung, memiliki penyakit kelainan darah, dan juga hipertensi.
Terkait kasus Venna Melinda sendiri, awalnya ia mengira kalau hidungnya patah karena ditekan oleh Ferry Irawan. Namun, setelah melakukan pemeriksaan, yang mengakibatkan darah mengucur karena pembuluh darah di hidungnya pecah akibat diimpit dengan kuat menggunakan dahi Ferry Irawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli