Suara.com - Seorang laki-laki diduga guru SD di Banten jadi perbincangan publik di media sosial lantaran membuat konten TikTok bersama muridnya.
Isi video akun AA den itu dinilai tidak pantas lantaran guru tersebut membuat konsep video berupa berpegangan tangan dengan murid perempuan, hingga menarik seragam rok siswanya.
"INI ADA LG YG NARIK ROK SUMPAAAA PGN GUA TONJOK NI PEDO," tulis akun @gaktausayakuda dengan mengunggaj video TikTok tersebut, dikutip Selasa (31/1/2023).
Video tersebut ikut disorot oleh pemerhati anak Retno Listyarti. Ia mengatakan kalau anak juga punya hak untuk menolak bila tidak mau diajak kolaborasi membuat konten oleh orang dewasa.
"Kalau ini kan anak disuruh gurunya, kelihatannya kan nggak bisa ngelak walaupun dia nggak mau. Jadi ada relasi kuasa," kata Retno kepada suara.com, Selasa (31/1/2023).
Tetapi, akibat ada budaya sungkan kepada orang yang lebih tua kerap membuat anak tidak berani menolak ajakan tersebut. Oleh sebab itu, Retno mengingatkan kepada para tenaga pendidik sebagai orang dewasa yang seharusnya bertanya terlebih dahulu kepada anak dan meminta izin dari mereka.
"Karena anak juga punya otoritasnya terhadap tubuhnya, kalau dia nolak untuk digandeng, suruh Joget. Kecuali kalau konteksnya memang pembelajaran, dia latihan tarian, itu untuk kepentingan pembelajaran, sangat berbeda dengan kepentingan si guru di TikTok," ujar mantan komisioner Komisi Perlindungan Anak (KPAI) tersebut.
"Bahkan kalau itu SD, harus izin kepada orang tuanya," tambah Retno.
Apalagi video ditujukan untuk diposting ke media sosial yang berpotensi dilihat banyak orang. Retno mengatakan bahwa guru harusnya meminta izin kepada orang tua murid kalau wajah anaknya akan muncul pada konten video tersebut.
Baca Juga: Viral Guru Cowok Bikin Konten Pegang Tangan Murid Perempuan, KPAI: Perhatikan Moral dan Kepantasan!
"Kalau orangtuanya keberatan, kita nggak bisa melakukan (unggah ke media sosial). Jadi berhenti diproses pembelajaran tanpa diekspos ke dunia maya. Jadi harus izin, apalagi anak SD, izin juga ke orangtuanya," pesan Retno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?
-
Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi
-
Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal
-
Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang
-
Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno
-
Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal
-
Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora