Suara.com - Istilah-istilah mengenai hubungan intim memang tidak pernah ada habisnya. Belakangan, pillow princess banyak dibicarakan.
Penasaran untuk kondisi apa istilah ini digunakan? Berikut ulasan mengenai pillow princess selengkapnya.
Apa itu pillow princess?
Dilansir dari laman Cosmopolitan, pillow princess adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan wanita yang lebih suka berbaring tanpa melakukan apapun saat sedang berhubungan intim.
Meski awalnya hanya digunakan dalam seks oral, saat ini pillow princess juga bisa digambarkan untuk hubungan seksual secara keseluruhan.
Bagi beberapa orang, ini posisi ini mungkin terdengar cukup unik. Pasalnya, untuk mencapai orgasme yang diinginkan, aktivitas seksual biasanya disertai dengan usaha dari kedua belah pihak.
Sementara itu, pillow princess justru meminimalisir hal tersebut. Meski begitu, seorang pillow princess tetap berharap bahwa apa yang mereka lakukan dengan hanya berbaring itu bisa memuaskan pasangannya.
Beberapa pria mungkin tidak cocok dengan gaya bercinta ini karena menganggap si wanita malas. Namun, sepertinya tidak sedikit pula yang akan menyukainya terlebih jika pria tersebut memang bersifat dominan saat berada di atas kasur. Dengan catatan, mereka tidak banyak menuntut pada pillow princess tersebut.
Alasan seorang wanita memilih pillow princess
Baca Juga: Usia Kehamilan 15-16 Minggu, Apakah Pasangan Sudah Bisa Hubungan Seks Lagi?
Selain pilihan pribadi karena merasa nyaman, beberapa wanita mungkin tanpa sengaja melakukan pillow princess saat sedang berhubungan seksual.
Kondisi tersebut bisa terjadi saat seorang wanita baru pertama kalinya melakukan hubungan intim sehingga takut untuk mengeksplorasi sekitarnya, memiliki riwayat bercinta yang buruk, dan terbiasa menjadi seorang submisif.
Pilihan gaya bercinta dengan pillow princess sebenarnya sah-sah saja untuk dilakukan selama kedua belah pihak sama-sama menyetujuinya. Pasalnya, salah satu tujuan pasangan suami istri melakukan seks adalah untuk mendapatkan kenikmatan. Jadi selama Anda dan pasangan sama-sama masih bisa menikmatinya, pillow princess bukanlah suatu hal yang salah.
Tidak terbatas pada wanita, istilah pillow princess ini juga bisa diberikan pada laki-laki, hanya saja penyebutannya akan menjadi pillow prince.
Demikian informasi mengenai pillow princess, gaya berhubungan seksual yang akan dipilih wanita saat ingin bercinta tanpa melakukan apa-apa.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Yang Can't Live Alone Dihentikan, Mangaka Cabut Hak Publikasi dari Penerbit
-
Ada Nakes Jakarta Diduga Terlibat Kasus Perundungan Pasien BPJS, Tapi Bukan ASN
-
AI Mengubah Dunia Kerja, Karyawan Tak Cukup Lagi Hanya Andalkan Pengalaman
-
Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Cocok untuk Kulit Berminyak sesuai Review
-
5 Contoh Format Rundown Malam Tirakatan 17 Agustus yang Khidmat dan Berkesan
-
MotoGP Inggris 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Cek Jadwal Lengkapnya
-
KPK Terima Permohonan Kejagung untuk Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
BLACKPINK Hadir Lengkap di Perayaan 10 Tahun Debut, Acara Banjir Kritik