Suara.com - Jauh-jauh pergi ke Filipina, tentu kurang lengkap tanpa mencicipi berbagai makanan khas di sana yang pastinya menggugah selera. Apa saja makanan khas Filipina yang bisa dicoba?
Kalau Anda masih bingung dengan makanan apa saja yang wajib dicicipi saat sedang di Filipina, dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah rekomendasinya.
Rekomendasi Makanan Khas Filipina
Jangan khawatir dengan selera makanan Anda, di sana ada berbagai sajian khas yang bisa disesuaikan kebutuhan.
Sesuai namanya, makanan satu ini terbuat dari bahan utama berupa ayam. Meskipun bumbunya sederhana yaitu kecap, cuka, dan bawang putih, rasa chicken adobo yang dipadukan dengan nasi putih panas memang tidak pernah mengecewakan.
Selain dengan daging ayam, makanan khas Filipina satu ini juga bisa diolah dengan seafood atau babi.
2. Kwek-kwek
Jika Anda menebak makanan satu ini terbuat dari bebek karena namanya seperti hewan berkaki dua itu, tebakan Anda benar. Makanan yang banyak dijual oleh pedagang kaki lima ini tepatnya menggunakan telur bebek sebagai bahan utama.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Tempat Wisata di Chiang Mai Thailand, Family Friendly Banget!
Cara membuatnya pun cukup mudah. Telur utuh yang sudah direbus akan dibalut dengan tepung berwarna oranye, kemudian digoreng. Makanan ini sangat disukai oleh anak-anak.
3. Balut
Jika Anda ingin makanan yang cukup ekstrem, cobalah untuk mencicipi balut saat sedang berkunjung ke FIlipina. Keunikan makanan satu ini ada pada bahan utamanya, yakni berupa embrio bebek yang telah direbus sebelum disantap.
Selain itu, untuk mendapatkan kenikmatan yang sempurna, pembuatan balut harus menunggu selama 14–21 hari.
4. Bicol Express
Pecinta makanan pedas, harap segera merapat. Pasalnya, bicol express menawarkan sensasi pedas yang bisa membelalakkan mata, terlebih jika Anda menyantapnya saat masih panas.
Jenis cabai yang digunakan adalah siling labuyo. Sementara itu, bahan utamanya adalah potongan daging babi yang dimasak menggunakan santan.
Meski begitu, Anda juga bisa menemukan penjual bicol express yang mengganti dagingnya dengan babi atau ayam.
5. Halo-halo
Merupakan hal yang sempurna ketika Anda bisa menutup wisata kuliner dengan sesuatu yang segar seperti halo-halo. Jika dilihat sekilas, makanan khas Filipina ini mungkin terlihat seperti es campur. Namun, bahan yang digunakan untuk membuat halo-halo jauh lebih lengkap.
Satu porsi halo-halo biasanya terdiri dari potongan nangka, pisang, kelapa, ubi ungu, ketan, jagung, buah palm, sago, dan tentu saja susu.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar