Suara.com - Pernyataan penulis buku dan influencer Gita Savitri Devi atau Gitasav mengenai pilihannya tidak memiliki anak kembali menuai kontroversi. Pasalnya, Istri Paul Andre Partohap ini mengatakan jika childfree merupakan salah satu anti penuaan alami.
Dalam berbagai tangkapan layar yang viral di media sosial, Gitasav tampak menanggapi pujian seorang warganet di akun Instagramnya, yang mengatakan jika dirinya tampak awet muda di usianya yang kini menginjak 30 tahun.
"Aku yang umur 24 kalah sama kak Git padahal udah 30. Awet muda banget si," tulis akun tersebut seperti yang Suara.com kutip pada Selasa (7/2/2023).
Menanggapi hal tersebut, Gitasav mengungkap jika rahasianya adalah childfree. Karena tak mengurus anak, ia jadi bisa tidur 8 jam sehari dan tak merasa stres karena teriakan anak-anak.
"Not having kids is, indeed natural anti aging. You can sleep for 8 hours every day, no stress hearing kids screaming. And when you finally got wrinkles, you have the money to pay for botox (Tidak punya anak adalah anti penuaan alami. Kamu bisa tidur selama 8 jam setiap hari, tanpa stres mendengar anak-anak berteriak. Dan kapan kamu akhirnya mendapatkan kerutan, kamu memiliki uang untuk membayar botox)," balas Gitasav.
Hal ini membuat banyak warganet memberikan komentarnya, bahkan nama Gitasav sempat menjadi trending di Twitter hari ini, Selasa (7/2/2023). Mereka mengungkap, jika sikap Gitasav tak hanya mencerminkan dirinya childfree tapi justru childphobic.
"Gitasav is not childfree.. she is childphobic," kata @ijinxxxxx.
"Setujuu sii, si Gitasav ini bukan childfree tapi mengarah ke childphobic, "anak" itu bukan sesuatu yg negatif lohh yaallah, justru Krn ketidakmampuan diri kita akan tanggung jawab besar yg menjadi tolak ukur mau atau tidaknya punya anak, ini seakan akan anak sumber masalah hadeuu," ujar @qurrxxxxxxx.
"Iya. Sekali dua kali dia menyampaikan kalau dia penganut 'childfree' gak apa banget. Tapi kalau dalam kondisi apapun dikait kaitin sama childfree jadi eneg baca nya," ucap @mamaxxxxxxx.
Baca Juga: Batasi Konsumsi Garam dan Micin Jadi Rahasia Tyo Nugros Awet Muda, Emang Apa Bahayanya?
"Ini mah bukan childfree. Tapi benci liat orang bahagia punya anak. Makanya disebutin terus tuh minusnya punya anak apa aja," tambah @putrxxxxxxx.
Lantas, apa sih yang dimaksud childphobic atau yang dikenal dengan istilah Pedophobia atau Pediaphobia? Ini adalah ketakutan berlebihan terhadap anak-anak, bayi, balita, atau bayi.
Kata Pediaphobia sendiri berasal dari Paidia yang berarti anak-anak dan Phobos yang berarti keengganan atau ketakutan. Orang dengan pedophobia akan berusaha keras untuk menghindari anak-anak.
Mereka menganggap anak-anak itu berisik, berantakan, dan biasanya mengganggu. Memikirkan untuk melakukan kontak dekat dengan seorang anak kecil saja bisa menyebabkan kepanikan yang luar biasa di dalam diri mereka.
Hal ini mungkin membuat kehidupan sehari-hari pengidap pedophobia agak menantang karena ada banyak tempat di mana tidak mungkin untuk menghindari anak-anak, seperti taman bermain, misalnya.
Meskipun orang dengan pedophobia mungkin bisa merasa lega dengan menghindari tempat-tempat di mana anak-anak berada, tetapi hal itu justru juga bisa memperburuk kondisi mereka dalam jangka panjang. Pasalnya, menghindari ketakutan yang dimiliki secara aktif justru akan memperkuat ketakutan tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan