Suara.com - Belakangan ini banyak masyarakat yang mulai bertanya mengenai hukum childfree menurut agama Islam. Sebab di luar konteks hukum Islam pun, konsep hidup tersebut masih menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Childfree juga sempat menjadi trending topic di beberapa media sosial.
Childfree merupakan kesepakatan antara suami istri yang memutuskan untuk tidak mempunyai anak, dengan berbagai alasan.
Baru-baru ini istilah trend menjadi perbincangan hangat, setelah influencer Gita Savitri atau kerap disapa Gitasav membeberkan pendapat kontroversial bahwa childfree dapat membuat seseorang awet muda.
Indonesia termasuk dalam negara yang pronatalis, yaitu banyak masyarakat yang sangat percaya bahwa kehadiran seorang anak adalah sebuah keharusan di dalam pernikahan sebagai hadiah, ahli waris, dan juga penerus keturunan.
Anak juga dinilai sebagai ikatan kuat antara istri dan suami yang memungkinkan mereka untuk meningkatkan kepuasan serta komitmen sebuah perkawinan. Terkait trend childfree di Indonesia, tentunya membutuhkan pandangan hukum dari Islam sebagai agama yang banyak dipeluk oleh masyarakat di Indonesia.
Lantas bagaimana hukum childfree menurut agama Islam? Ketahui penjelasannya berikut ini.
Hukum Childfree Menurut Agama Islam
Sebagai umat muslim yang beriman, tentu kita harus berusaha untuk menjalankan syariat Islam yang Allah SWT turunkan. Patut kita ingat bahwa hanya Allah SWT yang lebih mengetahui bagaimana seorang manusia hidup.
Konsep kehidupan selain dari konsep Islam yang Allah SWT telah turunkan, hanya akan membawa seseorang kepada kesengsaraan yang seolah-olah terlihat kebahagiaan.
Baca Juga: Suami Gita Savitri Dituding Mandul dan Gay karena Tak Mau Punya Anak, Bagaimana Reaksinya?
Allah SWT yang telag menciptakan manusia dan seluruh alam semesta sehingga Dia-lah yang paling tahu mengenai konsep dan cara hidup bahagia. Allah SWT berfirman:
Qul a antum a'lamu amillh, wa man alamu mim mang katama syahdatan 'indah minallh, wa mallhu bigfilin 'amm ta'maln
Artinya: “Katakanlah, ‘Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah?” (QS Al-Baqarah: 140)
Tentu saja, konsep childfree ini tidak sesuai dengan ajaran agama Islam. Pasangan suami istri yang memilih untuk tidak memiliki anak karena disengaja tanpa adanya alasan kuat yang sudah tidak ada jalan keluarnya, termasuk perbuatan yang bertentangan dengan kodrat atau syariat Islam.
Hal ini karena memiliki anak adalah anugerah dan sebagai fitrah dari seorang manusia. Childfree tentu bertentangan dengan keutamaan anak dalam keluarga. Selain itu, fenomena childfree juga bertentangan dengan hadis yang menganjurkan manusia untuk memiliki keturunan jika tidak memiliki halangan tertentu, seperti kesehatan.
Dalam salah satu hadist, Rasulullah Saw. bersabda :
"Wanita dinikahi karena empat perkara ; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya ; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung.”
Dengan demikian, hukum childfree menurut Islam sebaiknya dihindari jika tanpa alasan yang kuat, salah satunya alasan kesehatan.
Melansir NU online, menikah bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan biologi manusia saja. Tetapi, menikah juga memiliki banyak keutamaan. Beberapa di antaranya, melindungi dan merawat perempuan hingga menjaga dari zina.
Disebutkan Hasan Sayyid Hamid Khitab dalam kitab Maqasidun Nikah wa Atsariha Dirasatan Fiqhiyyatan Muqaranatan, pernikahan juga bisa menjaga keberlangsungan manusia dan melahirkan keturunan yang shalih.
Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin menyebutkan,"Upaya untuk memiliki keturunan (menikah) menjadi sebuah ibadah dari empat sisi. Keempat sisi tersebut menjadi alasan pokok dianjurkannya menikah ketika seseorang aman dari gangguan syahwat sehingga tida ada seseorang yang senang bertemu dengan Allah dalam keadaan jomblo atau tidak menikah."
"Pertama, mencari ridha Allah dengan menghasilkan keturunan. Kedua, mencari cinta Nabi saw dengan memperbanyak populasi manusia yang dibanggakan. Ketiga, berharap berkah dari doa anak saleh setelah dirinya meninggal. Keempat, mengharap syafaat sebab meninggalnya anak kecil yang mendahuluinya."
Anak yang baik, shalihah dan memahami ilmu serta mengamalkan kebaikan tentu akan menjadi investasi, tidak hanya bagi ornag tuanya tapi juga agama, negara dan dunia.
Namun demikian, jika dengan alasan kesehatan atau lain sebagainya sulit mendapatkan anak. Hal tersebut menjadi gugur. Disarankan untuk terus berusaha ikhtiar dan doa.
Anak tidak harus melalui keturunan langsung. Bisa juga melakukan adopsi atau menolong sesama dengan niat mendidik anak agar berguna bagi agama, bangsa dan negara di masa depan.
Kebenaran hanya milik Allah. Wallahu alam bisshawab.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Melaney Ricardo Patahkan Omongan YouTuber Gitasav Soal Childfree Bikin Awet Muda
-
Ingin Punya Anak, Nora Alexandra Sebut Pernyataan Gita Savitri Menyakiti Hati Berbagai Pihak
-
Sesumbar Merasa Diri Awet Muda, Ternyata Bapak-bapak Mengira Gita Savitri Umur Segini
-
Heboh Tren Childfree, Melaney Ricardo Beda Pendapat: Anak Justru Obat Mujarab Paling Top di Dunia
-
Suami Gita Savitri Dituding Mandul dan Gay karena Tak Mau Punya Anak, Bagaimana Reaksinya?
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
25 Poster Ramadhan Anak TK 2026 dan Link Download-nya yang Penuh Warna
-
5 Rekomendasi Lulur yang Cepat Mencerahkan Kulit, Sudah BPOM Mulai Rp13 Ribuan
-
Perbedaan Valentine dan White Day: Hari Kasih Sayang yang Serupa tapi Tak Sama
-
Tahun Kuda Api, Ini Shio yang Paling Beruntung di Hari Sincia
-
Perbedaan Sincia dan Imlek, Istilah Khas Tahun Baru China yang Serupa tapi Tak Sama
-
Cara Daftar Mudik Gratis KAI 2026: Lengkap dengan Jadwal Keberangkatan dan Rute
-
Kenapa Kasur Hotel Selalu Nyaman? Ini Rahasia di Baliknya
-
Berapa Hari Puasa Ramadhan 2026? Ini Perhitungannya
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik dengan Garansi Baterai Lama, Aman buat Jangka Panjang
-
Cara Menukar Uang Baru Secara Resmi Melalui Aplikasi PINTAR Bank Indonesia