Suara.com - Berbagai variasi kerap dilakukan demi merasakan sensasi baru saat berhubungan seksual. Salah satunya dengan melakukan seks oral menggunakan mulut untuk merangsang alat kelamin pasangan.
Meski mungkin bisa membantu proses foreplay sebelum penetrasi, tetapi melakukan seks oral sebenarnya berisiko menyebarkan infeksi menular seksual (IMS) pada mulut, tenggorokan, alat kelamin, atau rektum.
Dikutip dari situs Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, seseorang bisa tertular IMS pada alat kelamin bila menerima seks oral dari pasangan yang mengidap infeksi mulut atau tenggorokan.
Begitu pula sebaliknya. Seseorang bisa saja mengidap IMS pada mulut atau tenggorokan akibat melakukan seks oral pada seseorang yang terinfeksi penyakit kelamin.
CDC juga mengingatkan kalau IMS dapat pada lebih dari satu area pada waktu yang bersamaan. Misalnya, seseorang dapat memiliki IMS di tenggorokan juga alat kelamin. Beberapa IMS, seperti sifilis, gonore, dan infeksi usus, yang ditularkan melalui seks oral dapat menyebar ke dalam tubuh.
Seks oral yang melibatkan anus atau anilingus juga dapat menularkan hepatitis A dan B. Penyakit itu juga dapat menularkan parasit usus seperti Giardia dan bakteri seperti E.coli dan Shigella.
Berikut sejumlah saran CDC untuk menurunkan risiko IMS saat melakukan seks oral:
- Gunakan kondom, dental dam, atau metode penghalang lainnya setiap kali melakukan seks oral.
- Untuk seks oral pada penis, tutup penis dengan kondom lateks yang tidak berpelumas atau gunakan kondom plastik (poliuretan) apabila memiliki alergi terhadap lateks.
- Untuk seks oral pada vagina atau anus, gunakan dental dam, cut terbuka kondom untuk membuat persegi dan meletakkannya di antara mulut dan vagina atau anus.
Di sisi lain, CDC lebih menganjurkan bahwa satu-satunya cara untuk menghindari IMD dengan tidak melakukan hubungan seks vaginal, anal, atau oral.
Baca Juga: Tata Cara Berhubungan Seksual Berdasarkan Ajaran Agama Islam, Kalau Foreplaynya Gimana?
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Apakah Parfum Scarlett Boleh Dipakai Sholat? Pahami Kandungannya
-
Parfum Vitalis Apa yang Best Seller? Ini 3 Pilihan Murah tapi Wanginya Gak Murahan
-
4 Review Bedak Padat Wardah Terbaik yang Bikin Glowing, Andalan Wanita Usia 40 Tahun
-
3 Body Scrub Lokal yang Ampuh Menghilangkan Daki Sesuai Review Pembeli
-
Cara Orang Cari Kerja Berubah: Mengapa Strategi Rekrutmen Perusahaan Perlu Ikut Berubah?
-
5 Zodiak yang Bernasib Mujur Hari ini 13 Juli 2026, Anda Salah Satunya?
-
Mengapa Desa Pulu Memilih Sereh Wangi untuk Memulihkan Lahan yang Rusak Akibat Banjir?
-
Apa Itu Kacamata Photocromic? Cek 3 Rekomendasi Terlaris di Shopee dengan Review Jujur
-
3 Body Scrub yang Ampuh Memutihkan Kulit Sesuai Review Pembeli
-
Berapa Lama Waktu MPLS? Panduan Durasi, Jadwal, dan Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah