Suara.com - Seiring bertambahnya usia, tubuh akan mengalami penuaan secara alami. Kulit adalah salah satu bagian tubuh yang akan terlihat jelas perubahannya dalam proses ini. Di mana, kerutan akan mulai muncul, lebih kendur, hingga keriput di beberapa area.
Hal tersebut erat kaitannya dengan kadar kolagen dalam tubuh. Di mana, produksi kolagen akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia, sehingga tanda penuaan pada kulit juga bisa lebih cepat terjadi.
Kolagen merupakan jenis protein yang tersebar di kulit, rambut, tendon, tulang rawan, dan tulang. Khusus di kulit, kolagen terdapat di lapisan tengah kulit atau dermis, yang fungsinya adalah untuk menjaga kekencangan, elastisitas, serta kelembapan kulit.
Lantaran termasuk jenis dari protein, selain dari makan makanan dengan asuoan protein yang tinggi, produksi kolagen di dalam kulit juga bisa dilakukan dengan perawatan kulit yang tepat, salah satunya melalui teknologi Hifu atau Hi Intesity Focus Ultrasound.
Pada teknologi generasi pertamanya, Hifu dikenal sebagai perawatan yang sakit, sehingga membuat banyak orang berpikir dua kali untuk melakukannya. Namun, dengan segala penyempurnaan, kini hadir dengan minim rasa sakit, yang bisa didapatkan di Derma-V Clinic Aesthetic.
Perawatan yang dinamakan Derma Tightening Therapy By Ultraformer MPT ini memanfaatkan gelombang ultrasound yang menyasar lapisan kulit bagian bawah. Sedikit berbeda dengan teknologi sebelumnya, teknologi ini menggunakan micropulse yang berbentuk linier dan padat.
Sehingga dengan bentuk tembakan tersebut kata dr. Lusiyanti, M.Med, SpKK, alat ini lebih minim rasa sakit dibandingkan teknologi Hifu generasi pertamanya. Dalam setiap pengerjaannya, alat tersebut akan merangsang produksi kolagen.
"Perawatan ini sebenarnya lebih powerful jadi lebih tidak terasa sakit. Dia langsung menyasar ke lapisan bagian dalam dan bikin perlukaan di area itu, bukan di lapisan kulit luar sehingga tidak ada downtime. Jadi dari luar terlihat tidak dilakukan perawatan apa-apa," jelas dr. Lusiyanti, M.Med, SpKK saat Suara.com temui Rabu (15/2/2023).
Perawatan ini sangat cocok bagi mereka yang ingin mengencangkan kulit tanpa operasi. Bukan cuma itu, perawatan ini juga menyasar lemak-lemak di bagian kulit sehingga bukan hanya bermanfaat untuk mengencangkan, perawatan ini juga baik bagi mereka yang ingin meniruskan atau memiliki wajah V-shape.
Baca Juga: 6 Hal yang Wajib Kamu Ketahui sebelum Melakukan Treatment Suntik Botox
Proses Perawatan
Untuk melakukan perawatan tersebut, langkah pertama ialah perawat membersihkan area target dan mengoleskan krim anestesi topikal sebelum memulai perawatan (didiamkan selama 30 menit).
Selanjutnya krim anastesi mulai dihapus, dan dokter akan melakukan mapping, dengan menggambar area mana yang akan disasar, dan yang tidak boleh terkena alat.
"Dokter yang mengerjakan tentunya mesti paham anatomi wajah pasien. Karena kalau tembakan tidak sesuai, bisa sampai ke tulang, dan itu yang bikin sakit. Jangan sampai kena saraf juga, makanya kita mapping dulu," ujarnya.
Setelah itu, perawat mulai mengoleskan gel ultrasonik ke wajah pasien. Dan dokter akan mengatur parameter yang disesuaikan dengan permasalahan kulit. Perangkat Ultraformer MPT kemudian ditempatkan pada kulit satu persatu sesuai dengan sasaran.
Proses pengerjaannya sendiri, kata akan memakan waktu kurang lebih 30-90 menit tergantung dengan kondisi wajah pasien. Setelah selesai, wajah pun dibersihkan dengan kasa steril yang sudah dibasahi dengan NaCl.
Berita Terkait
-
Mana yang Bikin Keriput, Sinar UVA atau UVB? Berikut Penjelasannya Menurut Pakar Kulit dr. Srie Prihianti
-
Tak Pernah Minder Fisiknya seperti Kakek-kakek, Dapon Justru Takut Anaknya Kelak Tak Punya Mental Kuat, Jika Idap Penyakit yang Sama Dengannya
-
Udah Pakai Skincare Tapi Belum Cerah Kayak di Iklan? Begini Cara Pakainya untuk Para Pria Supaya Bersih dan Bersinar
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya
-
6 Perhiasan yang Bawa Keberuntungan Shio di Tahun Kuda Api 2026
-
Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung
-
Dari Menyeberang Jalan hingga Buang Sampah, Pentingnya Anak Paham Keselamatan Sejak Dini
-
6 Sepatu ALDO yang Diskon di MAPCLUB, Ada Model Stylish hingga Artist Series
-
Etika dan Hukum Titip Doa Pada Jemaah Haji Dalam Islam
-
Tak Hanya Pintar Akademik, Generasi Muda Dituntut Kuasai Diplomasi dan Bangun Jejaring Global
-
Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026
-
5 Parfum Aroma Mewah di Indomaret, Wanginya Elegan Bikin Percaya Diri