Suara.com - Potret gagah Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo yang menggunakan combat Shirt jadi sorotan. Mereka tampak gagah mengenakan tactical fashion itu.
Belakangan, diketahui bahwa Combat Shirt yang digunakan oleh para petinggi TNI itu merupakan produk dari Cartenz Tactical. Dalam keterangannya, CEO Cartenz tactical, Billy Andrias Budijanto mengaku bangga bahwa combat shirt itu telah digunakan oleh prajurit di Indonesia.
“Ketika pertama kali berdiri pada tahun 2012, kami hadir untuk memenuhi kebutuhan barang-barang tactical. Seiring perjalanan waktu, Cartenz Tactical memasang target untuk menjadi brand tactical nomor 1 di Indonesia. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI, KSAD, KSAL dan KSAU yang sudah menggunakan produk kami,” kata Billy dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.
Billy menambahkan, kehadiran busana tactical itu diharapkan dapat mendukung para prajurit dalam bertugas menggunakan perlengkapan yang berkualitas. Bily menjelaskan, bahwa mereka memproduksi barang-barang tactical di Indonesia disesuaikan dengan kebutuhan para prajurit dan Cartenz squad agar memudahkan kegiatan.
Target market Cartenz Tactical adalah para prajurit dan masyarakat yang aktif berkegiatan di luar ruangan. Billy melanjutkan, peluang bisnis produk tactical cukup baik di Indonesia karena banyak masyarakat yang suka dengan gaya tactical.
"Karena itu, Cartenz Tactical ingin menjadi Brand lokal tactical nomor satu di Indonesia dan dikenal oleh dunia militer internasional. Apalagi, untuk material yang digunakan Cartenz Tactical untuk setiap produknya adalah material premium terbaik, sehingga kuat dan tahan lama untuk aktivitas berat sekalipun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif