Suara.com - Hubungan seksual merupakan aktivitas yang bisa memberikan beragam manfaat mulai dari mempererat ikatan emosional dan meningkatkan suasana hati bagi para pasangan. Sayangnya, ada yang merasakan hal berbeda setelah bercinta, bahkan mengalami post-sex blues.
Post sex blues adalah kondisi psikologis yang dialami oleh beberapa orang setelah hubungan seks. Kondisi ini ditandai dengan perasaan sedih, kesepian, cemas, atau depresi yang terjadi setelah aktivitas seksual yang menyenangkan.
Post sex blues bisa terjadi pada pria maupun wanita, meskipun lebih sering dialami oleh wanita. Penelitian menunjukkan bahwa kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang tidak merasa puas atau merasa malu dengan aktivitas seksual yang mereka lakukan. Faktor psikologis seperti kecemasan, depresi, atau masalah hubungan juga dapat mempengaruhi timbulnya kondisi ini.
Meski demikian, post sex blues umumnya merupakan kondisi yang sementara dan akan hilang dalam beberapa jam atau hari. Beberapa orang dapat mengalami kondisi ini dalam jangka waktu yang lebih lama dan memengaruhi kesejahteraan mental mereka secara keseluruhan. Orang yang mengalami kondisi ini secara teratur harus berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan mental untuk mendapatkan bantuan.
Gejala Post Sex Blues
Adapun beberapa gejala yang dialami seseorang setelah mengalami post sex blues seperti frustasi, agitasi, kepercayaan diri menurun, marah dengan diri sendiri, merasa tidak berharga, dan mengalami penyesalan yang dalam. Sementara itu, gejala post sex blues ini dapat memicu gejala fisik seperti sakit kepala, tremor, penurunan kelelahan hingga penurunan konsentrasi.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa penyebab post sex blues yang dapat kamu ketahui.
1. Konflik emosional
Konflik emosional dalam hubungan atau masalah pribadi dapat mempengaruhi suasana hati setelah berhubungan seks.
Baca Juga: Apa Itu Sexual Anorexia? Ini yang Bikin Seseorang Menolak Seks dan Enggan Bercinta
2. Hormon
Setelah berhubungan seks, tubuh mengalami perubahan hormonal yang dapat mempengaruhi suasana hati seseorang. Hormon yang dikenal berperan penting dalam hal ini adalah hormon oksitosin, serotonin, dan dopamin.
3. Stres
Tingkat stres yang tinggi dapat mempengaruhi suasana hati seseorang, termasuk setelah berhubungan seks.
4. Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk seperti kurang tidur, kurang olahraga, dan diet yang tidak seimbang dapat mempengaruhi suasana hati dan kesehatan secara umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia
-
Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?