Suara.com - Gaya hidup para pejabat dan keluarganya tengah jadi sorotan publik. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah memperingatkan kepada seluruh pejabat publik untuk menerapkan gaya hidup sederhana.
Alih-alih manut dengan arahan Presiden, istri mantan Kapolda Sumatera Barat Teddy Minahasa, Merthy Kushandayani, malah pamer tas mewah merek Louis Vuitton ketika hadir di persidangan sang suami pada Senin (6/3/2023).
Merthy terlihat menggunakan pakaian serba putih dari kepala hingga kaki. Tas hitam yang ia jinjing terlihat mencolok karena warnanya sangat kontras juga lambang LV yang khas.
Tas itu pula yang terkadang digunakan untuk menutupi wajahnya dari sorotan media. Sesekali Merthy juga mengusap wajahnya yang tertutup masker hijau dan memainkan ponsel.
Tas tersebut merupaka Louis Vuitton seri Louise Chain GM. Melansir dari situs eu.louisvuitton.com, tas tersebut dilengkapi dengan rantai panjang. Harganya dibandrol mencapai 2.280 USD atau sekitar Rp 35 juta dengan panjang 23cm dan tinggi 16cm serta lebar 4cm.
Tas itu berasal dari kulit anak sapi paten yang halus. Terdapat pula lapisan microfiber dengan kunci magnetik LV yang sangat besar. Di dalamnya terdapat 2 (dua) kantong yang fungsional.
Selain itu, di dalam tas tersebut ada saku dengan resleting. Produk tersebut dibuat di Prancis, Spanyol, Italia, juga Amerika Serikat.
Fenomena ini bukanlah fenomena pertama seorang istri polisi menggunakan tas mewah. Sebelumnya, Putri Candrawathi juga mengenakan tas Gucci saat rekonstruksi kasus sang suami, Ferdy Sambo.
Sementara Merthy menghadiri sidang Teddy Minahasa yang tersandung kasus peredaran narkoba. Menurut keterangan Jaksa, Teddy terbukti bekerjasama dengan Dody Prawiranegara selaku mantan Kapolres Bukittinggi beserta Syamsul Maarif dan Linda Pujiastuti alias Anite Cepu dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu.
Baca Juga: Pakai Tas Mewah Chanel Rp 123 Juta, Gaya Kondangan Chacha Frederica Istri Bupati Kendal Jadi Sorotan
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati