Suara.com - Tanggal 8 Maret setiap tahunnya International Women's Day atau Hari Perempuan Internasional diperingati sebagai perjuangan kesetaraan gender. Memperingati ini, wajib banget tahu 5 menteri perempuan Indonesia dengan masing-masing potret dan gagasannya.
Perlu diketahui sejarah Hari Perempuan Internasional, dimulai dengan aksi 15.000 perempuan berdemo pada 1908 di Amerika Serikat. Para pekerja perempuan ini menyuarakan hak dan standar upah yang layak.
Presiden Jokowi juga menyampaikan peringatan khusus tentang kesetaraan gender, di hari yang spesial ini. Apalagi saat ini teknologi terus berkembang pesat, dengan sistem digitalisasi yang tidak bisa diabaikan.
"Perubahan itu memberi kesempatan yang sama dan peluang yang setara di antara manusia, tak memilih pria dan wanita. Hanya yang kreatif dan berani berinovasi yang akan mengambil peran dan meraih impian," tulis @jokowi dalam caption di Instagram, Rabu (8/3/2023).
Berikut ini 5 potret menteri perempuan Indonesia dengan masing-masing gaya unik dalam kepemimpinannya.
1. Menteri Keuangan Sri Mulyani
Siapa yang tidak kenal dengan menteri satu ini? Menkeu yang lebih akrab disapa Bu Ani ini dipercaya nyaris satu dekade berturut-turut sebagai bendahara negara Indonesia.
Kepemimpinannya juga jadi inspiratif banyak orang, terlebih tindakan tegasnya baru-baru ini yang berusaha menyelesaikan krisis di kementerian yang dipimpinnya, karena salah satu pejabat Dirjen Pajak dengan anaknya yang lakukan penganiayaan.
2. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi
Baca Juga: Keterwakilan Politik Perempuan di Sumsel Meningkat tapi Masih Sebatas Simbol
Sama seperti Menkeu Sri Mulyani, perempuan dengan perawakan mungil ini dipercaya menjaga diplomasi Indonesia dengan berbagai negara asing hampir 10 tahun berturut-turut. Apalagi ia juga dikenal bersahabat dekat dengan Sri Mulyani.
Menariknya, perempuan ini terbilang gesit menjalin hubungan dengan negara sahabat atau relasi Indonesia. Perempuan yang identik memakai bandana ini, berperan penting untuk mengakses vaksin Covid-19 dari luar negeri agar Indonesia bisa keluar dari pandemi, apalagi saat itu belum ada vaksin Covid-19 dalam negeri.
3. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar
Jadi salah satu dari 3 menteri yang duduk di kabinet Jokowi nyaris 10 tahun, dan masih dipercaya sebagai Menteri LHK. Perempuan yang khas dengan rambut pendeknya ini, terbilang cukup 'galak' saat berbicara dengan alam.
Ia juga fokus menjaga alam Indonesia, dengan program menanam kembali hutan dan menjaga berbagai kawasan konservasi hutan Indonesia. Termasuk program penanaman mangrove, yang menjadikan Indonesia sebagai negara dengan hutan mangrove terluas di Indonesia.
4. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
Meski hanya menjabat selama 5 tahun 2014 hingga 2019 silam sebagai Menteri KKP, tapi nama Susi melambung tinggi dengan berbagai program 'out of the box' yang dinilai cukup berani, salah satunya menenggelamkan kapal asing yang melaut di Indonesia tanpa izin.
Perempuan yang dikenal sebagai Ratu Air ini juga punya program ajakan makan ikan yang lebih sehat, khususnya untuk anak-anak Indonesia. Menurutnya Indonesia sangat kaya dengan ikan lokal berkualitas, sekaligus mensejahterakan nelayan.
5. Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) ini akrab disapa Menteri Bintang, yang juga dipercaya nyaris 10 tahun oleh Presiden Jokowi. Ia dipercaya membuat perempuan berdaya mandiri, dan meningkatkan perlindungan anak di Indonesia.
Saat kasus anak terjadi, atau bahkan saat anak jadi korban bencana alam, Menteri Bintang fokus membuat anak merasa nyaman dan tidak terganggu masa depannya, maupun psikologisnya tidak trauma. Sehingga tidak jarang ia mendatangi langsung, lokasi bencana alam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi