Suara.com - Pemimpin sekte Jesus Morning Star atau JMS di Korea Selatan, Jung Myung Seok jadi pembicaraan setelah aksi bejatnya diangkat melalui serial dokumenter Netflix In the Name of God: A Holy Betrayal. Kini, tidak sedikit yang mempertanyakan apakah Jung Myung Seok masih hidup?
JMS atau Providence adalah aliran kepercayaan pimpinan Jung Myung Seok, yang mengaku sebagai Tuhan dan Mesias karena kerap menjadikan Alkitab Injil sebagai bahan ceramah.
Mengutip KBS World, Rabu (8/3/2023) Jung Myung Seok dinyatakan bebas pada Februari 2018, setelah menjalani masa tahanan 10 tahun dipenjara karena terbukti melakukan pelecehan seksual kepada para perempuan pengikut JMS.
Selanjutnya pada 28 Oktober 2022 lalu, Jung Myung Seok kembali ditangkap dengan dakwaan mengulang perbuatannya melakukan pelecehan seksual terhadap pengikutnya dari Hongkong, dan seorang pengikut lainnya dari Australia.
Lantaran kisah 'bejat' warga negara Korea Selatan tersebar ke seluruh dunia melalui serial Netflix tersebut, Jaksa Agung korea Selatan Lee One seok memerintahkan jaksa penuntut untuk melakukan yang terbaik menjatuhkan hukuman berat kepada Jung Myung Seok yang saat ini tengah mendekam di balik jeruji besi.
Sekedar informasi, dalam serial dokumenter Netflix disebutkan Jung Myung Seok mengiming-imingi, pengikut perempuannya sebagai pengantin Tuhan dengan cara melakukan hubungan seksual sebagai pengampunan dosa.
Bahkan karena kisah ini sudah tersebar nyaris di seluruh dunia, sekte JMS meminta Pengadilan Seoul Barat memblokir penayangan serial dokumenter itu, dengan alasan pencemaran nama baik.
Tapi pada 2 Maret lalu pengadilan memutuskan menolak permintaan JMS, karena dinilai di dalamnya memiliki data yang sangat objektif.
"Netflix dan afiliasinya tampaknya sudah mengumpulkan banyak sekali data objektif dalam membuat serial ini. Sulit untuk menyangkal data sebagai palsu hanya berdasarkan bukti yang diajukan oleh JMS," terang Hakim Pengadilan Seoul Barat, mengutip Koreaboo.
Baca Juga: Bantah Isu Penggelapan Pajak, Kwon Sang Woo Bayar Denda Rp 11,6 Miliar
Adapun serial dokumenter Netflix ini berjumlah 8 episode, yang memeriksa 4 orang yang mengaku sebagai nabi, termasuk pemimpin Gereja Providence, Jung Myung Seok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 1819 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
7 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri dari Non-Muslim dengan Sopan
-
LDK PPI Tiongkok Region Utara 2026 Cetak Pemimpin Berjiwa SATSET
-
7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia
-
16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya
-
Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja
-
4 Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif saat Kumpul Lebaran Tanpa Bikin Suasana Canggung